TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari daerah pemilihan Bengkulu II yang meliputi Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Bengkulu Tengah, Berlian Utama Harta, S.H., M.H., menggelar kegiatan reses masa persidangan pertama Tahun Sidang 2026 di Desa Kinal Jaya, Kecamatan Napal Putih. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat desa.
Reses yang dilaksanakan di balai desa setempat itu dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan tenaga pendidik, serta warga dari berbagai dusun. Suasana pertemuan berlangsung terbuka dan penuh dialog. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak, terutama di bidang pendidikan dan infrastruktur jalan.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, masyarakat Desa Kinal Jaya menyoroti keterbatasan ruang belajar di sekolah dasar setempat. Jumlah siswa yang terus bertambah setiap tahun tidak diimbangi dengan ketersediaan ruang kelas yang memadai. Akibatnya, proses belajar mengajar dinilai kurang optimal karena beberapa kelas harus digunakan secara bergantian.
Selain itu, kondisi jalan desa juga menjadi perhatian utama warga. Mereka berharap adanya peningkatan kualitas jalan melalui pengaspalan hotmix agar akses transportasi lebih lancar. Jalan yang saat ini masih berupa tanah dan sebagian berbatu kerap menyulitkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan tiba. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada distribusi hasil pertanian.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Berlian Utama Harta menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangannya di DPRD Provinsi Bengkulu. Ia menyampaikan bahwa sektor pendidikan memang menjadi salah satu prioritas yang terus didorong, khususnya dalam peningkatan sarana dan prasarana sekolah.
Menurutnya, kualitas pendidikan sangat bergantung pada dukungan infrastruktur yang memadai. Penambahan ruang kelas baru di sekolah dasar, kata dia, merupakan kebutuhan mendesak agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan nyaman bagi siswa maupun guru. Ia berjanji akan membawa usulan tersebut dalam pembahasan di tingkat komisi dan mengoordinasikannya dengan dinas terkait.
Tak hanya pendidikan, persoalan infrastruktur jalan juga menjadi perhatian serius. Berlian menjelaskan bahwa pembangunan jalan hotmix di kawasan pedesaan memiliki dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Akses jalan yang baik akan mempercepat arus barang dan jasa serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa dalam merealisasikan program pembangunan. Menurutnya, komunikasi yang baik antarlevel pemerintahan akan mempercepat proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.
Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Desa Kinal Jaya yang secara terbuka menyampaikan berbagai persoalan. Ia menilai, keterlibatan masyarakat dalam forum reses sangat penting sebagai bahan evaluasi dan perumusan kebijakan yang tepat sasaran.
“Reses bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi sarana mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi catatan penting bagi kami untuk diperjuangkan,” ujarnya di hadapan warga.
Di akhir kegiatan, masyarakat berharap agar hasil reses tidak berhenti pada tahap pencatatan semata, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata. Mereka optimistis dengan adanya perhatian dari anggota DPRD, kebutuhan pembangunan di Desa Kinal Jaya dapat segera terealisasi.
Kegiatan reses tersebut ditutup dengan dialog lanjutan dan peninjauan singkat terhadap kondisi lingkungan sekitar desa. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat tetap terjalin secara berkelanjutan demi mendorong percepatan pembangunan di wilayah Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra