Skip to main content

Reward Rp6 Miliar Kemendagri Digulirkan, Semarak Merah Putih Hadir di 10 Daerah Bengkulu

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan membuka rangkaian Semarak Merah Putih 2026 yang memanfaatkan reward Rp6 miliar dari Kemendagri untuk menghadirkan hiburan sekaligus menggerakkan UMKM di berbagai daerah.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Provinsi Bengkulu mengubah penghargaan pemerintah pusat menjadi kegiatan yang diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat. Reward senilai Rp6 miliar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kini diwujudkan melalui rangkaian Semarak Merah Putih 2026 yang digelar di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Program tersebut dikemas dalam 12 kegiatan yang tersebar di sembilan kabupaten dan satu kota. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 10 hari dengan menghadirkan hiburan dari sejumlah artis nasional dan lokal.

Tidak hanya berorientasi pada hiburan, setiap agenda juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Kehadiran pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dalam konsep kegiatan karena masyarakat dapat menikmati hiburan sekaligus berbelanja produk yang ditawarkan UMKM.

Dengan total reward mencapai Rp6 miliar untuk 12 event, anggaran yang tersedia secara rata-rata setara sekitar Rp500 juta untuk setiap kegiatan. Pemerintah daerah mengarahkan dana tersebut agar manfaat penghargaan tidak berhenti pada seremoni penerimaan, tetapi dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan bahwa penghargaan yang diperoleh pemerintah harus dikembalikan dalam bentuk manfaat bagi masyarakat.

Menurut Helmi, penggunaan reward untuk rangkaian Semarak Merah Putih merupakan upaya menghadirkan manfaat nyata dari capaian pemerintah daerah. Masyarakat menjadi sasaran utama melalui kegiatan yang memadukan hiburan, aktivitas UMKM, serta penggerakan ekonomi lokal.

“Reward ini jangan hanya menjadi penghargaan. Kita ingin manfaatnya kembali kepada masyarakat. Masyarakat bergembira, UMKM bergerak, dan ekonomi masyarakat ikut berputar,” ujar Helmi saat membuka kegiatan, Jumat (2/10/2026).

Ia menjelaskan, keterlibatan UMKM di setiap lokasi kegiatan diharapkan membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya. Selain meningkatkan visibilitas produk lokal, keramaian masyarakat juga diharapkan berdampak terhadap transaksi penjualan.

Konsep tersebut sekaligus menjadi pembeda karena reward yang diterima Pemprov Bengkulu bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Reward Rp6 miliar itu diberikan Kemendagri setelah Provinsi Bengkulu meraih predikat Juara 1 Provinsi Terbaik dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026, khususnya pada kategori pengendalian inflasi dan penurunan pengangguran.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas capaian pemerintah daerah dalam menjalankan program yang dinilai berkaitan dengan pengendalian harga dan pengurangan angka pengangguran.

Rangkaian Semarak Merah Putih kemudian menjadi sarana untuk memperluas manfaat dari apresiasi tersebut. Pemerintah berharap masyarakat di berbagai daerah dapat merasakan langsung hasil dari prestasi yang diraih pemerintah provinsi.

Kegiatan juga dirancang dengan menghadirkan sejumlah figur publik. Ustaz Derry Sulaiman, Willie Salim dan sejumlah artis lokal turut memeriahkan agenda sehingga menarik perhatian masyarakat di lokasi kegiatan.

Bupati Bengkulu Utara Arie Septiadinata menyambut positif konsep tersebut. Menurutnya, keputusan mengarahkan reward menjadi kegiatan masyarakat memberikan manfaat yang dapat dirasakan dari berbagai sisi.

Ia menilai masyarakat memperoleh ruang hiburan, sedangkan pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produk dan meningkatkan transaksi.

“Ini sebuah ide dan langkah yang sangat baik dari Pak Gubernur. Reward yang diterima Provinsi Bengkulu tidak hanya menjadi sebuah penghargaan, tetapi dikembalikan dalam bentuk kegiatan yang bisa dinikmati masyarakat sekaligus menggerakkan UMKM dan perekonomian daerah,” kata Arie.

Menurutnya, pola kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah. Aktivitas yang berlangsung di tengah keramaian berpotensi menciptakan transaksi ekonomi, mulai dari penjualan makanan dan minuman hingga produk kerajinan serta usaha lokal lainnya.

Rangkaian Semarak Merah Putih di sembilan kabupaten dan satu kota tersebut pada akhirnya tidak hanya diarahkan sebagai agenda hiburan. Program ini menjadi bentuk pemanfaatan reward pemerintah pusat dengan menempatkan masyarakat dan UMKM sebagai bagian dari kegiatan.

Melalui 12 event selama 10 hari, Pemprov Bengkulu berharap perputaran ekonomi dapat meningkat di berbagai daerah. Dengan demikian, penghargaan yang diterima Provinsi Bengkulu tidak hanya tercatat sebagai prestasi administratif, tetapi juga hadir dalam bentuk kegiatan yang dapat dirasakan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra