TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>> Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Bengkulu pada Sabtu (3/1/2026) tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga menimbulkan gangguan serius terhadap kelancaran lalu lintas. Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu turun langsung ke lapangan guna membantu penanganan dampak banjir, khususnya dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Salah satu titik yang menjadi perhatian utama Satpol PP adalah Jalan Tanggul Gang Merpati II, Kelurahan Rawa Makmur. Jalan tersebut mengalami kemacetan parah setelah dialihfungsikan sebagai jalur alternatif oleh pengendara. Hal ini terjadi akibat jalan poros utama di Jalan Kalimantan terendam banjir cukup tinggi sehingga terpaksa ditutup total demi keselamatan pengguna jalan.
Sebelum petugas diterjunkan, arus lalu lintas di lokasi tersebut sempat mengalami antrean panjang. Kondisi jalan yang sempit tidak sebanding dengan volume kendaraan yang melintas. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat memaksakan diri menggunakan dua jalur sekaligus, sehingga menimbulkan penumpukan dan berpotensi memicu perselisihan antar pengguna jalan.
Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan bahwa kehadiran pihaknya di lokasi bencana merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi dalam menjaga ketentraman serta ketertiban umum, terutama di situasi darurat seperti banjir.
Menurutnya, bencana alam kerap memunculkan potensi gangguan ketertiban di tengah masyarakat, mulai dari kemacetan, kepanikan, hingga konflik kecil di lapangan. Oleh karena itu, Satpol PP berkewajiban hadir untuk memastikan hak-hak masyarakat tetap terjaga dan situasi tetap kondusif.
Untuk mengurai kemacetan, Satpol PP berkoordinasi dengan petugas terkait untuk melakukan pengaturan ulang arus lalu lintas. Kebijakan sementara pun diterapkan, di mana kendaraan roda empat diarahkan menggunakan sistem satu arah, sementara sepeda motor masih diperbolehkan melintas dua arah dengan pengawasan ketat.
Pengaturan ini dinilai paling memungkinkan mengingat lebar badan jalan yang terbatas. Jika kendaraan besar dipaksakan melintas dua arah, dikhawatirkan akan semakin memperparah kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Selain fokus pada pengamanan lalu lintas, Satpol PP Kota Bengkulu juga bersiaga untuk membantu instansi lain dalam penanganan banjir. Personel disiapkan untuk mendukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, terutama dalam proses evakuasi warga serta persiapan lokasi pengungsian bagi masyarakat terdampak.
Sahat menegaskan bahwa sinergi antar organisasi perangkat daerah sangat penting dalam situasi bencana. Dengan kehadiran Satpol PP di lapangan, diharapkan proses penanganan banjir dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan di lapangan.
Hingga saat ini, Satpol PP masih terus memantau perkembangan situasi di sejumlah titik rawan banjir di Kota Bengkulu. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mematuhi arahan petugas, serta menghindari jalur-jalur yang terdampak banjir demi keselamatan bersama.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra