TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi memulai seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026. Kegiatan pembukaan berlangsung di Hotel Adeeva Bengkulu, Selasa (5/5), dan dihadiri langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi.
Prosesi pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada para calon anggota Paskibraka sebagai simbol dimulainya rangkaian seleksi. Momen ini sekaligus menjadi titik awal bagi para pelajar terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu untuk bersaing memperebutkan posisi sebagai pengibar bendera Merah Putih pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.
Sebanyak 51 peserta ambil bagian dalam seleksi tahun ini, yang terdiri dari 21 pelajar putri dan 30 pelajar putra. Mereka merupakan hasil seleksi berjenjang di tingkat daerah dan dinilai sebagai representasi generasi muda terbaik di wilayah masing-masing.
Seleksi akan berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Mei 2026. Selama periode tersebut, peserta akan menjalani berbagai tahapan yang dirancang untuk mengukur kemampuan secara menyeluruh, baik dari sisi intelektual, fisik, maupun kepribadian.
Tahapan seleksi meliputi tes ideologi dan wawasan kebangsaan, Tes Intelegensi Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan dan parade, psikotes, hingga kemampuan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Selain itu, peserta juga akan diuji dalam aspek kesamaptaan serta penilaian kepribadian. Seluruh proses akan berujung pada tahap penentuan akhir atau pantohir yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026.
Seleksi Paskibraka merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan menjaring generasi muda terbaik untuk mengemban tugas kenegaraan sebagai pengibar bendera pusaka. Pada tahun ini, proses seleksi kembali digelar dengan melibatkan puluhan pelajar pilihan dari seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Diharapkan, dari rangkaian seleksi ini akan terpilih kandidat terbaik yang tidak hanya siap bertugas di tingkat provinsi, tetapi juga mampu mewakili Bengkulu di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Nandar Munadi menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga proses pembentukan karakter bagi generasi muda.
“Hari ini menjadi langkah awal perjalanan penting bagi kalian semua. Setiap tahapan yang dihadapi bukan hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga membentuk mental, kedisiplinan, serta karakter sebagai calon pemimpin masa depan,” ujar Nandar.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjalani seluruh proses dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Menurutnya, pengalaman selama seleksi akan menjadi bekal berharga, terlepas dari hasil akhir yang diperoleh.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu, Mif Tarul Ilmi, menyampaikan harapannya agar seleksi tahun ini mampu melahirkan wakil terbaik yang dapat bersaing di tingkat nasional.
“Kami berharap dari proses ini akan terpilih putra-putri terbaik Bengkulu yang tidak hanya membanggakan di tingkat provinsi, tetapi juga mampu menembus seleksi nasional dan bertugas di Istana Negara,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kualitas peserta tahun ini cukup kompetitif, sehingga peluang untuk meloloskan perwakilan ke tingkat nasional terbuka lebar.
Dengan sistem seleksi yang ketat dan berjenjang, pemerintah berharap dapat menghasilkan anggota Paskibraka yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, integritas tinggi, serta jiwa kepemimpinan yang matang.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra