Skip to main content

Sidak Komisi III DPRD Kota Bengkulu Sempat Aduh Argumen

DPRD KOTA SIDAK,PTM

BENGKULU, TEROPONGPUBLIK. COM - Untuk melihat langsung kondisi kebakaran yang menimpa Pasar Ptm pasar Minggu Kota Bengkulu. Kemarin Jumad (15/12 ) Komisi III DPRD Kota Bengkulu mengadakan sidak langsung kelokasi pasar minggu yang beralamatkan di Kelurahan Belakang pondok Kota Bengkulu ini.

Dalam sidak tersebut,Ketua  komisi III DPRD Kota Bengkulu Sudisman dan  tiga anggota  dewan lainnya, Ronnny Tobing, Sandi Bernando, dan Ketman langsung menemui pihak pengelolah PTM ,Zulkifli Ishak dan Dewan Pengelolah pengawas Mega Mall dan PTM,Elvis Bakri Tanjung, Selain itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Kota Bengkulu  Dewi Dharma.

Image removed.

Wakil rakyat ini melakukan pengecekkan dan melihat langsung ke bagian ruangan gedung yang terbakar. Menurut Sudisman Saat di wawancari TEROPONGPUBLIK. COM. selaku wakil rakyat pihaknya berkewajiban untuk turun langsung ke lapangan untuk mengetahui bagaimana kondisi Pasar Ptm pasar Minggu yang baru saja mendapatkan musibah.”Kami ingin tahu bagaimana  pasca kebakaran beberapa waktu lalu,” ujarnya disela-sela sidak. 

Image removed.

Sudisman melanjutkan "pasca kebakaran yang lalu, kondisi Gedung ini sangat memperihatikan.Hal ini terlihat semua Kios dan barang pedagang yang hangus terbakar. Untuk mengatasi Pedagang agar bisa berjualan lagi kami sudah merencanakan agar pedagang bisa berjualan lagi, dan rencana kami akan mempersiapkan 150 kios untuk dibawah dan 200 kios untuk diatas. Dan bagi pedagang yang mempunyai 3 kios mungkin tidak bisa mendapat 3 kios dan ini akan kita bicarakan dihering nanti. Dan Anggota Dewan juga akan mempertanya soal Sefti keamanan, kran, Racun Api dan SOP yang selama ini ada,digunakan apa gak.Dan Kita berharap agar Spo bisa dievaluasikan. dan betul-berul dilaksanakan dan Sudisman mengharapkan setiap sudut harus ada racun api. 

Image removed.

Dari pantauan di lapangan, saat salah satu anggota dewan menanyakanberapa titik dipasang Hedrant alat pemadam (sementara) dekat lokasi, " pihak pengelola hanya terdiam tidak bisa menunjukan alat tersebut.Selain itu sempatlah terajadi adu mulut antara anggota dewan dengan pihak pengelola  PTM saat itu.Salah satu anggota dewan Ronny Tobing meminta tunjukan alatSistem Hydrant Ke Pihak kepada pengolah PTM, "dimana tempatnya, berfungsi atau tidak saat terjadi kebakaran tersebut.

Image removed.

"Saya Saat terjadi kebakaran, Saya dari pagi sampai sore ada di TKP, ini merupakan bentuk kelalaian pihak management ini merupakan  kurangnya penanganan pertama saat munculnya api,tentunya Hydrant kurang berfungsi saat terjadinya kebakaran," Ujar Ronny.

Kemudian, Ronny menyampaikan Saya ini mikirkan nasib orang banyak, kalau emang benar saatStandar Operasional Prosedur (SOP) dipakai maka tidak akan terjadi habis   kebakar, Tadi saya cek Hdyrant yang tidak berfungsi sama sekali, Kasihan pedagang yang lapaknya terbakar, "Tutur Ronny Tobing. 

Image removed.

Saat Komisi III mintak daftar beberapa kios yang terbakar pada pedagang. spontan salah seorang  pedagang Sap(47) memberikan daftar kios yang terbakar, terkena asap api dan juga kios yang tidak terbakar :

-Kios yag Tidak terbakar :6 6 kios

-kios yang terkena asap api 58 kios

-kios yang terbakar :529 kios

Total :653 kios 

(AMG)