Skip to main content

Tuan Rumah Bidik Juara Umum, Kota Bengkulu Siapkan Hampir 300 Atlet di POPDA dan Porprov 2026

Sejumlah atlet Kota Bengkulu menjalani persiapan latihan menghadapi POPDA dan Porprov Bengkulu 2026. Pemkot Bengkulu menargetkan kontingen daerah mampu kembali merebut juara umum dengan mengumpulkan sebanyak mungkin medali emas.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Kota Bengkulu tidak ingin sekadar menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bengkulu 2026. Pemerintah Kota Bengkulu memasang ambisi besar untuk kembali merebut posisi juara umum pada dua ajang olahraga tersebut.

POPDA dan Porprov Bengkulu 2026 dijadwalkan berlangsung pada November hingga Desember 2026. Status sebagai tuan rumah menjadi momentum bagi Kota Bengkulu untuk menunjukkan kekuatan pembinaan olahraga sekaligus mengejar sebanyak mungkin medali emas.

Untuk menghadapi kompetisi tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mulai mematangkan komposisi kontingen. Jumlah atlet yang diproyeksikan mencapai hampir 300 orang, meski angka tersebut masih dapat berubah berdasarkan hasil pemetaan terakhir.

Kepala Dispora Kota Bengkulu Eka Saputra mengatakan persiapan dilakukan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bengkulu serta pengurus cabang olahraga (cabor). Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan setiap atlet yang diberangkatkan benar-benar memiliki peluang bersaing dan menyumbangkan medali.

Menurut Eka, Kota Bengkulu diproyeksikan mengikuti 19 cabang olahraga dalam Porprov, sementara pada POPDA akan menerjunkan atlet pada lima cabang olahraga.

“Persiapan sudah kami rapatkan bersama KONI dan cabang olahraga. Kota Bengkulu siap mengikuti pertandingan. Tinggal rapat terakhir untuk menentukan jumlah atlet yang benar-benar dikirim,” kata Eka, Kamis (8/10/2026).

Meski jumlah sementara kontingen mendekati 300 atlet, Dispora Kota Bengkulu belum menetapkan komposisi final. Setiap cabor masih melakukan pemetaan terhadap kekuatan atlet, nomor pertandingan yang diikuti serta peluang memperoleh medali.

Langkah tersebut dilakukan agar keikutsertaan kontingen tidak sekadar mengejar jumlah peserta. Pemerintah daerah ingin setiap atlet yang tampil memiliki kesiapan dan potensi untuk memberikan kontribusi terhadap perolehan medali Kota Bengkulu.

Eka menegaskan target yang dipatok cukup tinggi. Kota Bengkulu ingin mengumpulkan medali emas sebanyak mungkin sehingga peluang menjadi juara umum semakin terbuka.

“Target kami juara umum. Kalau bisa, medali emas sebanyak-banyaknya,” tegasnya.

Ambisi tersebut juga dibarengi dengan dukungan pemerintah daerah terhadap kesejahteraan atlet. Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan skema bonus bagi atlet yang mampu meraih medali emas dalam ajang olahraga tersebut.

Eka menyebut pemberian bonus menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah atas kerja keras atlet selama menjalani latihan dan pertandingan. Pemkot Bengkulu berupaya agar bonus tidak diberikan terlalu lama setelah kompetisi selesai.

Bahkan, atlet peraih emas ditargetkan dapat menerima bonus maksimal dua hari setelah pertandingan.

“Setelah pertandingan paling lama dua hari langsung diberikan bonus. Kalau memungkinkan, setelah pertandingan langsung diberikan sehingga tidak harus menunggu sampai tahun berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, mekanisme bonus bagi pelatih memiliki pengaturan berbeda. Keterbatasan ruang fiskal pada tahun berjalan membuat anggaran bonus untuk pelatih direncanakan masuk dalam pembahasan anggaran tahun berikutnya.

Kebijakan tersebut diharapkan tidak mengurangi semangat para pelatih yang selama ini menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan dan mental bertanding atlet.

Lebih jauh, Dispora Kota Bengkulu mengingatkan bahwa POPDA dan Porprov bukan hanya kompetisi untuk mengejar medali. Kedua ajang tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan atlet daerah secara berkelanjutan.

Atlet-atlet muda yang tampil di POPDA diharapkan dapat berkembang dan menjadi bagian dari kekuatan olahraga Kota Bengkulu pada masa mendatang. Sementara Porprov menjadi ruang pembuktian bagi atlet senior maupun atlet yang telah menjalani pembinaan di berbagai cabor.

Eka meminta seluruh atlet dan pelatih memanfaatkan waktu yang tersisa dengan meningkatkan intensitas latihan, menjaga disiplin, serta mempersiapkan mental menghadapi persaingan.

Ia mengingatkan agar para atlet tidak cepat berpuas diri hanya karena berhasil meraih kemenangan dalam satu pertandingan.

“Latihan dan berjuang dengan baik. Jangan puas dengan hasil sesaat. Ini merupakan langkah awal menuju kesuksesan ke depannya,” pungkas Eka.

Dengan persiapan kontingen yang terus dimatangkan, dukungan anggaran, serta target perolehan emas yang tinggi, Kota Bengkulu berharap status tuan rumah dapat menjadi keuntungan sekaligus momentum untuk mengembalikan supremasi olahraga di tingkat Provinsi Bengkulu.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra