TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kabupaten Seluma terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui peningkatan kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat. Salah satu langkah nyata dilakukan dengan memulai pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga yang masuk kategori berisiko stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, secara langsung melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tersebut di Desa Serambi Gunung, Kecamatan Talo, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan lingkungan hunian yang lebih layak, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Seluma serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Pembangunan rumah bagi keluarga penerima manfaat tersebut diharapkan tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan keluarga yang lebih mendukung kesehatan ibu dan anak.
Program GENTING merupakan inisiatif nasional yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Pelaksanaannya mengedepankan keterlibatan berbagai pihak dalam memberikan dukungan kepada keluarga yang membutuhkan.
Pendekatan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga mencakup intervensi di luar aspek nutrisi. Kondisi tempat tinggal, sanitasi, kebersihan lingkungan, serta kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan dasar menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian.
Melalui pembangunan RTLH, keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi diharapkan memperoleh tempat tinggal yang lebih memadai. Hunian yang sehat dapat membantu menciptakan kondisi lingkungan yang lebih baik bagi anak, sekaligus menunjang upaya pencegahan berbagai masalah kesehatan.
Kepala Dinas DP3APPKB Kabupaten Seluma, Sumiati, mengatakan keberhasilan program GENTING membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Menurutnya, tanggung jawab membantu keluarga berisiko stunting tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata.
Ia mendorong partisipasi sektor swasta dan masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik agar turut memberikan bantuan kepada keluarga yang membutuhkan.
Sumiati menilai semangat kepedulian sosial dan gotong royong perlu terus diperkuat supaya intervensi yang diberikan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Dengan demikian, upaya memperbaiki kualitas hidup keluarga sekaligus mencegah stunting dapat berjalan beriringan.
Wakil Bupati Seluma Gustianto menegaskan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan berbagai faktor yang memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, pemenuhan asupan gizi tetap menjadi unsur penting, tetapi kondisi rumah dan lingkungan tempat tinggal juga tidak boleh diabaikan. Keluarga yang tinggal di hunian tidak layak membutuhkan perhatian agar dapat menjalani kehidupan dalam kondisi yang lebih sehat.
Gustianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap warga yang menghadapi kesulitan, terutama keluarga yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung berbagai program sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan sekaligus memperkuat pelaksanaan program pencegahan stunting di Kabupaten Seluma.
Dimulainya pembangunan RTLH di Desa Serambi Gunung menjadi salah satu bentuk intervensi yang menghubungkan perbaikan kondisi tempat tinggal dengan agenda peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Rumah yang lebih layak diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Perbaikan tersebut juga menjadi bagian dari perhatian terhadap kebutuhan dasar keluarga, terutama yang memiliki risiko mengalami persoalan gizi dan tumbuh kembang anak.
Pemerintah Kabupaten Seluma berharap pelaksanaan program GENTING dapat terus mendorong partisipasi berbagai pihak dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Kolaborasi yang berkelanjutan diperlukan agar penanganan stunting tidak berhenti pada satu bentuk bantuan, melainkan menjadi gerakan bersama yang memperhatikan kebutuhan keluarga secara lebih menyeluruh.
Melalui sinergi pemerintah daerah, instansi terkait, pihak swasta, dan masyarakat, pembangunan RTLH di Desa Serambi Gunung diharapkan memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan serta mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Seluma.
Upaya ini sekaligus mempertegas bahwa peningkatan kualitas generasi masa depan perlu dimulai dari keluarga, dengan dukungan gizi yang memadai, lingkungan sehat, dan tempat tinggal yang layak.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra