TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Seluma, Senin (25/8/2025), yang digelar di Islamic Center Masjid Agung Baitul Falihin.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua Umum MUI Provinsi Bengkulu yang diwakili Prof. Dr. Zubaidi, M.Pd, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Seluma, Camat Seluma Kota, Lurah Pasar Tais, Ketua PKK Kabupaten Seluma, Ketua GOW Seluma, jajaran pengurus MUI Kabupaten dan kecamatan, serta tokoh agama dan masyarakat Islam se-Kabupaten Seluma.
Ketua Panitia Pelaksana, Arif Husein, menjelaskan bahwa Musda ini digelar dengan tiga tujuan utama. Pertama, untuk mengesahkan kepengurusan MUI Kabupaten Seluma. Kedua, memilih dan menetapkan Ketua MUI Kabupaten Seluma yang baru. Dan ketiga, mengukuhkan kepengurusan MUI Seluma masa bakti 2025–2030.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Seluma periode 2020–2025, H. Nodi Herwansyah, M.Pd, menyebutkan bahwa forum Musda ini merupakan wadah strategis bagi ulama untuk merumuskan langkah-langkah ke depan, baik terkait persoalan internal organisasi maupun isu eksternal yang menyangkut umat. “Musda menjadi ruang untuk evaluasi sekaligus merancang arah perjuangan MUI agar semakin relevan dengan kebutuhan umat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Ketua Umum MUI Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. Zubaidi, M.Pd, menegaskan bahwa Musda bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ajang untuk menilai perjalanan organisasi dan menetapkan strategi baru. “Momentum ini sangat ditunggu oleh setiap organisasi, karena menjadi ukuran keberhasilan dalam mengelola amanah umat,” ucapnya.
Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, dalam sambutannya menekankan peran penting MUI sebagai lembaga independen yang menaungi para ulama, pemimpin agama, dan cendekiawan Muslim di Indonesia. Menurutnya, MUI tidak hanya memberikan fatwa dan nasihat keagamaan, tetapi juga membimbing serta mengayomi umat dalam berbagai aspek kehidupan.
Ia berharap, melalui Musda ini MUI Seluma mampu melahirkan kepengurusan yang solid, kompak, dan representatif. Selain itu, Musda juga diharapkan menghasilkan program kerja yang selaras dengan visi pembangunan daerah. “Saya ingin MUI dapat mendorong lahirnya masyarakat Seluma yang mandiri, maju, religius, dan berakhlak mulia menuju Seluma Emas Berlian,” tegasnya.
Lebih jauh, Wabup menekankan pentingnya sinergi antara MUI dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah. Menurutnya, komunikasi yang intens baik secara internal maupun eksternal menjadi kunci agar kiprah MUI benar-benar terasa di tengah masyarakat. “MUI harus mampu menjadi perekat umat sekaligus mitra pemerintah dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam,” lanjutnya.
Musda V MUI Kabupaten Seluma ini diharapkan tidak hanya menjadi forum formal, tetapi juga melahirkan keputusan strategis yang mampu menjawab tantangan zaman. Dengan kepengurusan baru yang lebih segar, MUI Seluma diharapkan semakin berperan aktif dalam membimbing umat serta mendorong terciptanya harmoni sosial dan keagamaan di daerah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra