TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, bersama sang istri, Eko Kurnia Ningsih, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Desa Rawa Indah, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Rabu (27/8). Kehadiran orang nomor dua di Provinsi Bengkulu itu menjadi momen istimewa bagi masyarakat setempat yang sebagian besar merupakan warga transmigrasi serta masyarakat asli suku Serawai.
Desa Rawa Indah yang berdiri sejak 33 tahun lalu dikenal sebagai kawasan dengan potensi pertanian dan perkebunan. Sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup dari hasil kebun dan sawah, sehingga akses jalan yang memadai menjadi kebutuhan vital untuk memperlancar aktivitas perekonomian warga.
Namun, dalam kunjungannya, Mian menyampaikan keprihatinan atas kondisi jalan menuju Rawa Indah yang rusak parah, terutama jalur yang menghubungkan Pasar Seluma–Penago–Rawa Indah. Menurutnya, jalan tersebut harus segera diperbaiki agar mobilitas barang dan jasa masyarakat lebih lancar.
“Saya tadi lihat langsung kondisinya, memang rusak cukup parah. Karena itu, insyaAllah dalam tiga tahun ke depan pembangunan jalan dari Pasar Seluma, Penago, sampai ke Rawa Indah akan tuntas,” ujar Mian di hadapan warga.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan duet Helmi–Mian. Sejak enam bulan terakhir, Pemprov Bengkulu terus mendorong percepatan pembangunan jalan hingga ke pelosok desa, khususnya akses yang mendukung perekonomian masyarakat. Salah satu proyek yang sedang berjalan adalah pembangunan jembatan penghubung Pasar Seluma menuju Kecamatan Ilir Talo.
“Untuk akses jalan provinsi yang masyarakat sebut sebagai Jalan Inggris itu, kita mulai dengan memperbaiki jembatan yang rusak. Alat berat sudah masuk dan pekerjaan sedang berlangsung,” tambah Mian.
Selain mengandalkan anggaran daerah, Mian juga mengungkapkan rencana strategis Pemprov Bengkulu dalam mempercepat pembangunan infrastruktur. Salah satunya dengan mengajukan pinjaman ke Bank BJB. Langkah ini, kata Mian, menjadi solusi agar pembangunan bisa dilakukan lebih cepat tanpa menunggu anggaran reguler yang terbatas.
“Pak Gubernur dan saya selalu berdiskusi soal ini. Kita harus berani meminjam, baik ke Bank BJB atau lembaga keuangan lainnya. Yang penting, hasilnya untuk kepentingan masyarakat. Pada tahun 2026, hampir Rp2 triliun akan dialokasikan khusus untuk pembangunan jalan di berbagai wilayah,” tegasnya.
Mian menilai, infrastruktur yang baik tidak hanya memudahkan akses masyarakat, tetapi juga membuka peluang investasi dan meningkatkan daya saing daerah. Dengan demikian, sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tumpuan warga Rawa Indah dapat berkembang lebih maksimal.
Sementara itu, Kepala Desa Rawa Indah, Arpandi, menyampaikan harapan besar kepada pemerintah provinsi agar janji pembangunan jalan benar-benar direalisasikan. Menurutnya, warga sudah lama menunggu adanya perhatian dari pemerintah, terutama terkait kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui saat musim hujan.
“Itulah yang kami harapkan, agar jalan yang menjadi urat nadi perekonomian segera diperbaiki. Semoga apa yang disampaikan Bapak Wakil Gubernur bisa segera diwujudkan,” ungkap Arpandi.
Peringatan HUT ke-33 Desa Rawa Indah pun berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kehadiran Wakil Gubernur beserta rombongan memberi semangat baru bagi masyarakat yang berharap pembangunan dapat terus merata hingga ke pelosok desa.
Pewarta : AMG
Editing : Adi Saputra