TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, memimpin Rapat Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pemerintah Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2025 pada Selasa (9/12). Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu tersebut, ia menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib meningkatkan ketelitian dalam mengawasi setiap pekerjaan fisik maupun administrasi menjelang penutupan tahun anggaran.
Mian menyampaikan bahwa Gubernur Bengkulu telah memberikan arahan jelas terkait urgensi ketepatan spesifikasi teknis dalam seluruh proyek pemerintah. Menurutnya, kualitas pelaksanaan pekerjaan harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh hanya difokuskan pada percepatan penyerapan anggaran semata.
“Arahan Pak Gubernur, spesifikasi pekerjaan harus benar-benar memenuhi standar. Saya minta seluruh OPD yang melaksanakan PHO memastikan detail pekerjaan itu sesuai kondisi lapangan, agar tidak menimbulkan permasalahan hukum atau teknis di kemudian hari,” ujar Mian.
Ia menekankan bahwa proyek yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, seperti infrastruktur jalan, drainase, maupun fasilitas umum lainnya, berpotensi menimbulkan kerugian negara apabila dilaksanakan tanpa pengawasan ketat dan evaluasi menyeluruh. Oleh karena itu, pemeriksaan kualitas pekerjaan harus dilakukan secara konsisten, terutama menjelang masa tutup buku akhir tahun.
“Contohnya dalam pekerjaan pengaspalan jalan. Mulai dari penyusunan mix design hingga pelaksanaan teknis di lapangan harus benar-benar mengacu pada prosedur yang telah ditetapkan. Titik bor juga harus diperbanyak guna memastikan bahwa struktur jalan sesuai standar. Ini bagian dari upaya meminimalkan potensi TGR,” jelasnya.
Ia turut mengingatkan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat ini sedang melakukan audit awal, sehingga kelengkapan dokumen administrasi tidak boleh diabaikan. Mian meminta masing-masing OPD menyiapkan berkas dan laporan secara akurat, mulai dari kontrak kerja hingga progres fisik proyek.
Selain menyoroti masalah kualitas pekerjaan, Wagub juga menegaskan bahwa penyerapan anggaran 2025 harus tetap optimal dan tidak menyisakan kendala di akhir periode. Ia berharap seluruh satuan kerja mampu memastikan proses pelaksanaan tepat waktu, sehingga tidak ada pekerjaan yang melewati batas penyelesaian.
“Saya ingin semuanya selesai dengan baik. Penyerapan anggaran harus tuntas, pelaksanaan pekerjaan harus akurat, dan administrasi harus lengkap. Ini penting agar kita dapat menutup tahun anggaran dengan tertib dan tanpa persoalan,” tutup Mian.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra