TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>>> Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, memaparkan dua program unggulan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik, yakni Program Rumah Aspirasi dan Live TikTok Gubernur Helmi Hasan, saat mengikuti Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP). Agenda tersebut berlangsung pada Kamis (20/11) di Hotel Mercure Jakarta dan menjadi salah satu tahapan penting dalam penilaian badan publik tingkat nasional.
Dalam presentasinya, Mian menekankan bahwa kedua program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah provinsi dalam menyediakan ruang komunikasi yang mudah diakses oleh masyarakat. “Setiap bulan dua kali, Bapak Gubernur bersama saya mendampingi pelaksanaan Rumah Aspirasi. Selain itu, kami juga menggelar Live TikTok yang mempertemukan langsung Gubernur dengan kepala desa, kepala dinas, serta para tokoh masyarakat di Balai Raya setiap malam Sabtu, dua kali dalam sebulan. Artinya, makna keterbukaan informasi tetap berjalan dan dapat dijangkau oleh semua lapisan,” jelas Mian.
Program Rumah Aspirasi menjadi wadah bertemu dan berdiskusi antara masyarakat dengan pemerintah, di mana berbagai keluhan, saran, dan kebutuhan publik bisa disampaikan secara langsung. Sementara itu, Live TikTok Gubernur hadir sebagai inovasi kanal digital yang memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan informasi dan menjawab pertanyaan publik secara interaktif. Kedua program tersebut dinilai efektif menjangkau masyarakat dalam skala lebih luas, terutama generasi muda yang aktif menggunakan platform digital.
Lebih jauh, Mian mengungkapkan bahwa inovasi tersebut tidak hanya memperkuat akses informasi, tetapi juga memberikan dampak positif pada efisiensi anggaran. Dengan memaksimalkan ruang pertemuan dan platform digital yang telah tersedia, pemerintah dapat mengurangi beban pengeluaran untuk kegiatan seremonial. “Anggarannya bisa kita pangkas menjadi hanya dua miliar saja. Program Rumah Aspirasi dan Live TikTok ini tidak mengurangi makna dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Justru lebih efisien dan tetap optimal,” ujarnya.
KIP menjadikan pelaksanaan Uji Publik Monev 2025 sebagai ajang bagi badan publik memaparkan capaian dan inovasi terkait keterbukaan informasi. Kegiatan yang berlangsung pada 18–20 November 2025 ini merupakan bagian dari pelaksanaan Keputusan KIP Nomor 06/KEP/KIP/VIII/2025 tentang Petunjuk Umum Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Melalui uji publik tersebut, penilaian terhadap komitmen, strategi, dan implementasi keterbukaan informasi dilakukan secara transparan.
Komisioner Bidang Penelitian dan Dokumentasi KIP, Rospita Vici Paulyn, menegaskan bahwa forum ini memberikan kesempatan bagi badan publik untuk menunjukkan komitmen dalam menjalankan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. “Uji Publik menjadi ruang bagi setiap badan publik untuk memaparkan capaian, inovasi, serta manfaat keterbukaan informasi secara nyata kepada masyarakat. Hal ini penting agar publik dapat melihat bagaimana pemerintah menjalankan fungsi pelayanan informasinya,” ujar Rospita.
Dengan hadirnya Program Rumah Aspirasi dan Live TikTok, Pemerintah Provinsi Bengkulu dinilai berhasil menghadirkan model komunikasi yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus memperkokoh budaya transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Program tersebut diharapkan terus diperkuat sebagai langkah mewujudkan pelayanan informasi yang cepat, efektif, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra