Skip to main content

WALHI Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Keadilan Ekologi Melalui Pemilu 2024

WALHI Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Keadilan Ekologi Melalui Pemilu 2024.Rabu (7/2)(ft : stimewa)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Bengkulu, lembaga yang berdedikasi untuk pelestarian lingkungan, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan keadilan ekologi melalui tindakan konkrit pada Pemilu serentak 2024. Dalam sebuah wawancara eksklusif, Direktur WALHI Bengkulu, Abdullah Ibrahim Rintonga, menegaskan pentingnya peran pemimpin dan wakil rakyat dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.

"Pemilu serentak 2024 adalah momentum krusial bagi kita semua untuk menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui prinsip Pilah, Pilih, Pulih, kita dapat membentuk pemerintahan yang berkomitmen untuk menjaga ekosistem dan keberlanjutan lingkungan hidup," ujar Abdullah Ibrahim Rintonga.

Prinsip Pilah, Pilih, Pulih yang diusung oleh WALHI Bengkulu memiliki makna mendalam. Pertama, Pilah, mengajak masyarakat untuk melakukan pemilahan informasi terkait calon pemimpin dan wakil rakyat. Dalam hal ini, WALHI Bengkulu menekankan perlunya memahami sejauh mana visi dan misi calon terkait kebijakan lingkungan hidup. Kedua, Pilih, mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat yang memiliki komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan.

"Dalam proses pemilihan, jangan hanya melihat program yang bersifat umum. Perhatikan pula sejauh mana calon tersebut memiliki kebijakan yang mendukung keberlanjutan ekologi dan kehidupan berkelanjutan," tambah Abdullah.

Langkah ketiga adalah Pulih, yang mengajak masyarakat untuk aktif dalam proses pemulihan lingkungan. WALHI Bengkulu menyadarkan bahwa pemilihan pemimpin dan wakil rakyat hanya merupakan langkah awal. Penting bagi masyarakat untuk terus mengawal dan mendukung implementasi kebijakan yang pro lingkungan.

"Dalam mewujudkan keadilan ekologi, partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi dan mendorong implementasi kebijakan lingkungan sangat penting. Bersama-sama, kita dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan," ungkap Abdullah Ibrahim Rintonga.

Direktur WALHI Bengkulu juga menyoroti beberapa isu lingkungan khusus yang perlu mendapat perhatian serius dari calon pemimpin dan wakil rakyat. Di antaranya adalah deforestasi, perubahan iklim, dan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan. WALHI Bengkulu mengingatkan bahwa kebijakan yang diambil oleh pemimpin akan berdampak langsung pada kondisi lingkungan di daerah tersebut.

"Kita melihat adanya tantangan besar terkait deforestasi dan perubahan iklim di Bengkulu. Oleh karena itu, kita membutuhkan pemimpin dan wakil rakyat yang memiliki komitmen kuat untuk melindungi hutan dan mengatasi dampak perubahan iklim," tegas Abdullah Ibrahim Rintonga.

Dalam rangka mendukung kampanye Pilah, Pilih, Pulih, WALHI Bengkulu juga akan menggelar serangkaian kegiatan pendidikan politik dan sosialisasi lingkungan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keterkaitan antara kebijakan pemerintah dengan keberlanjutan lingkungan.

"Kami akan terus berupaya memberikan informasi dan pendidikan politik kepada masyarakat agar mereka dapat membuat keputusan yang bijaksana dalam Pemilu serentak mendatang. Bersama-sama, mari kita jaga lingkungan untuk generasi mendatang," tutup Abdullah Ibrahim Rintonga.

Dengan seruan yang kuat ini, WALHI Bengkulu berharap masyarakat dapat lebih sadar akan peran penting pemilihan pemimpin dan wakil rakyat dalam menjaga ekosistem dan keberlanjutan lingkungan. Melalui langkah konkret Pilah, Pilih, Pulih, diharapkan tercipta pemerintahan yang berkomitmen untuk melindungi dan melestarikan kehidupan di bumi ini.

Pewarta ; Herdianson 

Editing Adi Saputra