Skip to main content

Wali Kota Pagar Alam Sampaikan Belasungkawa untuk Keluarga Alex Noerdin

Wali Kota Pagar Alam Sampaikan Belasungkawa untuk Keluarga Alex Noerdin

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Kepergian tokoh besar Sumatera Selatan, Alex Noerdin, menyisakan duka mendalam bagi banyak kalangan. Suasana haru terasa saat Ludi Oliansyah bersama istri, Hera Parianti Ludi, mendatangi kediaman almarhum untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung, Sabtu, 28 Februari 2026.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Pagar Alam itu bukan sekadar bentuk penghormatan formal, tetapi juga ungkapan empati atas wafatnya seorang pemimpin yang pernah memberi warna dalam perjalanan pembangunan Sumatera Selatan. Setibanya di rumah duka, rombongan disambut hangat oleh istri almarhum, Eliza Alex Noerdin, serta putra sulungnya, Dodi Reza Alex Noerdin.

Dalam suasana penuh keheningan, Wali Kota Ludi menyampaikan doa dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Pagar Alam, dirinya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya mantan Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2018 tersebut.

Menurut Ludi, almarhum bukan hanya dikenal sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai figur yang memiliki gagasan besar dalam membangun daerah. Kepemimpinannya selama dua periode dinilai telah membawa sejumlah perubahan penting, terutama dalam sektor pelayanan publik. Program sekolah gratis dan berobat gratis yang digagasnya menjadi tonggak kebijakan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Beliau adalah sosok yang memiliki komitmen kuat terhadap kesejahteraan rakyat. Banyak kebijakan yang hingga kini masih dirasakan dampaknya,” ungkap Ludi di sela-sela takziah.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang almarhum sebagai pemimpin yang berdedikasi. Bagi Ludi, kepergian Alex Noerdin menjadi pengingat bahwa setiap jabatan adalah amanah yang suatu saat akan dipertanggungjawabkan, baik di hadapan masyarakat maupun di hadapan Tuhan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Pagar Alam, Hera Parianti Ludi, turut menyampaikan simpati kepada keluarga besar yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa-masa duka. Kehadiran pasangan kepala daerah tersebut sekaligus menunjukkan eratnya hubungan emosional antar pemimpin di wilayah Sumatera Selatan.

Suasana di rumah duka dipenuhi pelayat dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga warga yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Doa-doa dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta segala amal ibadahnya diterima.

Sebagai pemimpin yang pernah menakhodai Sumatera Selatan selama satu dekade, Alex Noerdin dikenal luas melalui sejumlah program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Kebijakan pendidikan dan layanan kesehatan gratis menjadi identitas kuat dalam masa kepemimpinannya. Program tersebut bahkan kerap disebut sebagai pelopor di tingkat provinsi pada masanya.

Ludi menambahkan, warisan pemikiran dan kerja keras almarhum patut dijadikan inspirasi bagi generasi penerus. Ia berharap nilai-nilai pengabdian dan semangat membangun daerah tetap hidup dalam setiap kebijakan pemerintahan ke depan.

“Semoga segala khilaf beliau diampuni dan seluruh amal baiknya diterima. Kita kehilangan seorang tokoh, namun semangat pengabdiannya harus terus kita lanjutkan,” tuturnya.

Takziah yang berlangsung khidmat itu ditutup dengan doa bersama. Kehadiran Wali Kota Pagar Alam dan jajaran menjadi simbol solidaritas antar daerah di Sumatera Selatan dalam menghadapi momen duka. Kepergian Alex Noerdin bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang pernah merasakan sentuhan kebijakannya.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra