TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang. Menurut Dedy, Sahat merupakan sosok pimpinan yang menunjukkan dedikasi tinggi, bekerja dengan penuh keuletan, serta selalu hadir di tengah masyarakat tanpa banyak keluhan.
Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota saat memberikan arahan kepada jajaran Pemerintah Kota Bengkulu. Dedy menilai kinerja Satpol PP di bawah kepemimpinan Sahat tidak hanya fokus pada penegakan peraturan daerah, tetapi juga aktif dalam membantu masyarakat, menjaga ketertiban umum, serta mendukung berbagai program penataan kota,hal tersebut disampaikan oleh walikota di forum terbuka.
“Pak Sahat ini bekerja dengan hati. Beliau selalu hadir di lapangan, mulai dari penataan kawasan kota, penertiban lahan parkir, pengelolaan kawasan wisata, hingga membantu masyarakat ketika terjadi persoalan di lapangan. Yang paling penting, beliau tidak pernah mengeluh,” ujar Dedy Wahyudi.
Dedy menambahkan, sikap bekerja sepenuh hati dan tanpa banyak keluhan seperti yang ditunjukkan Kasatpol PP patut menjadi contoh bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen untuk melayani masyarakat.
“Saya berharap kepada seluruh pejabat Pemerintah Kota Bengkulu, jangan sedikit-sedikit mengeluh. Bekerjalah dengan sepenuh hati, fokus pada solusi, dan yakinlah bahwa hasil kerja yang dilakukan dengan tulus pasti akan membawa kebaikan,” tegasnya.
Sebagai contoh nyata, Dedy menceritakan pengalamannya terkait penanganan banjir di kawasan Belungguk Point. Ia mengaku mengetahui adanya banjir di kawasan tersebut bukan dari laporan resmi, melainkan dari informasi yang beredar di media sosial. Saat itu, Dedy menyadari bahwa Kasatpol PP telah lebih dulu berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Saya jujur tidak tahu sebelumnya kalau kawasan Belungguk Point mengalami banjir. Saya justru melihat informasinya di media sosial. Setelah itu saya tahu Pak Sahat sudah lebih dulu turun ke lapangan. Saya merasa sudah didahului, sehingga saya langsung bergerak cepat untuk menyusul dan memastikan penanganannya,” ungkap Dedy.
Menurutnya, inisiatif dan kecepatan bertindak seperti itu sangat dibutuhkan dalam pemerintahan, terutama dalam situasi darurat yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Kehadiran pejabat di lapangan, kata Dedy, menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk rakyat.
Lebih lanjut, Wali Kota Bengkulu mengajak seluruh pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu untuk terus memperkuat kerja sama dan kekompakan. Ia menekankan bahwa kemajuan kota tidak bisa dicapai dengan kerja individual, melainkan melalui sinergi dan kolaborasi semua pihak.
“Mari kita bersama-sama bekerja untuk Kota Bengkulu agar ke depannya menjadi lebih baik. Tanpa kerja sama dan kebersamaan, hasilnya tidak akan maksimal. Semua harus saling mendukung dan saling menguatkan,” tutup Dedy Wahyudi.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra