Skip to main content

Jalan Simpang 4 Gunung Selan–Lais Mulai Dibangun, Pemprov Bengkulu Kucurkan Rp51,1 Miliar

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meresmikan titik nol pembangunan ruas jalan Simpang 4 Gunung Selan–Lais di Desa Taba Baru, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (2/10/2026). Pembangunan tahap awal mencakup ruas sepanjang 7,9 kilometer.Jika ingin, saya juga bisa buatkan 5–10 judul alternatif yang lebih singkat, tajam, dan bergaya Google Discover untuk berita ini.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  — Penantian masyarakat Bengkulu Utara terhadap peningkatan kualitas akses jalan kembali mendapat angin segar. Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi memulai pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Simpang 4 Gunung Selan dengan Lais melalui peresmian titik nol pembangunan di Desa Taba Baru, Kecamatan Lais, Jumat (2/10/2026).

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Tahap awal proyek jalan ini mencakup pembangunan sepanjang 7,9 kilometer, yang diharapkan menjadi bagian penting dalam memperbaiki konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bengkulu Utara.

Dimulainya pembangunan ditandai dengan peresmian titik nol oleh Gubernur Bengkulu. Proyek tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap kebutuhan infrastruktur dasar yang selama ini dinantikan masyarakat.

Helmi Hasan mengatakan, keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh menghentikan pembangunan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah tetap berupaya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur strategis, termasuk jalan provinsi yang kondisinya membutuhkan penanganan.

“Walaupun efisiensi, kita tetap berusaha membangun. Target di tahun keempat seluruh jalan provinsi rampung,” kata Helmi.

Ia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut juga berkaitan dengan komitmen yang pernah disampaikannya kepada masyarakat. Helmi menargetkan seluruh ruas jalan provinsi dapat ditangani secara bertahap dalam masa kepemimpinannya.

“Ini merupakan janji saya kepada masyarakat saat kampanye lalu. InsyaAllah dalam empat tahun semuanya akan tuntas,” ujarnya.

Anggaran Infrastruktur Bengkulu Utara

Untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Bengkulu Utara, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengalokasikan anggaran infrastruktur dengan total nilai lebih dari Rp51,1 miliar.

Helmi menegaskan, pembangunan daerah tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga harus menjadi perhatian pemerintah.

Ia meminta pemerintah dan pihak terkait mendata anak-anak berprestasi di daerah agar mereka memperoleh kesempatan mendapatkan beasiswa.

“Beasiswa anak-anak berprestasi di daerah. Data dan pastikan anak-anak tersebut dapat beasiswa agar dapat memperbaiki ekonomi keluarga,” ujar Helmi.

Selain pendidikan, Gubernur Bengkulu juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan. Ia menyatakan tidak boleh ada wilayah yang merasa dianaktirikan dalam kebijakan pembangunan pemerintah.

“Setiap daerah sama, tidak ada anak emas atau anak tiri,” tegasnya.

Komitmen tersebut, kata Helmi, merupakan bagian dari semangat gerakan “Bantu Rakyat” yang diusung pemerintah untuk memberikan manfaat pembangunan secara lebih luas.

Perhatian untuk Anak Yatim

Dalam kesempatan yang sama, Helmi juga menyoroti kondisi anak yatim, khususnya mereka yang sudah berada pada jenjang SMA namun belum memperoleh dukungan keluarga yang memadai.

Ia mendorong para pejabat dan pihak yang memiliki kemampuan untuk memberikan perhatian kepada anak-anak yatim tersebut.

“Jika ada anak yatim tingkat SMA yang belum diangkat anak, para pejabat wajib mengangkat anak yatim,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara Arie Septiadinata menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan ruas jalan Simpang 4 Gunung Selan–Lais.

Menurut Arie, peningkatan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan yang sudah lama disuarakan masyarakat Bengkulu Utara. Karena itu, dimulainya proyek tersebut dinilai menjadi kabar yang dinantikan masyarakat.

“Inilah yang dinanti masyarakat Bengkulu Utara,” ungkap Arie.

Apresiasi juga datang dari Tokoh Masyarakat Lais, Zandi. Ia menilai pembangunan jalan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena dapat meningkatkan akses dan konektivitas kawasan.

Dengan dimulainya pekerjaan ruas Simpang 4 Gunung Selan–Lais, masyarakat berharap perjalanan antarkawasan menjadi lebih mudah. Infrastruktur tersebut juga diharapkan mendukung distribusi hasil pertanian dan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam jangka panjang, peningkatan akses jalan diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Bengkulu Utara.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra