Skip to main content

Kajati Sulut Bersama Pemkot Kotamobagu Kukuhkan Pengurus Srikandi Jaga Desa dan Aslimas

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib menandatangani berita cara pelantikan pengurus DPC Aslinmas Kotamobagu yang disaksikan Kejati, Kejari dan Anggota DPD RI (ist)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa serta DPC Aslimas Kota Kotamobagu Periode 2026–2031. Pelantikan yang dirangkaikan dengan konsolidasi serta penguatan fungsi dan musyawarah kecamatan ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan Aslimas ini berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu pada Selasa (20/10/2026).

Kegiatan strategis tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Ferry Tas, Anggota DPD RI Stefanus B.A.N. Liow, Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib, Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, Ketua DPRD Kota Kotamobagu Andrianus Mokoginta, Kajari Tasrifin M. Halim, jajaran Forkopimda, serta para Sangadi dan Lurah se-Kota Kotamobagu.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Ferry Tas menekankan pentingnya sinergi antara kelembagaan desa dengan program Jaga Desa yang digagas oleh Kejaksaan RI. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sekaligus mencegah penyimpangan dalam pengelolaan keuangan desa dan kelurahan.

"Semangat pencegahan dan pembinaan perlu kita bawa dalam kehidupan berorganisasi. Pengurus harus memahami aturan, mengelola kegiatan secara terbuka, dan mempertanggungjawabkan setiap amanah dengan baik. Jika ada persoalan hukum, bangun komunikasi dan konsultasikan melalui saluran yang tepat sejak awal," ujar Ferry Tas.

Dalam kesempatan yang sama, Ferry Tas membeberkan pencapaian keanggotaan organisasi berbasis aplikasi per 19 Oktober 2026 di tingkat provinsi. Srikandi Jaga Desa Sulut menduduki peringkat pertama nasional dengan total 19.141 anggota, ABPEDNAS Sulut berada di peringkat kedua nasional dengan 32.778 anggota, sementara ASLINMAS Sulut mencatatkan 1.207 anggota terdaftar. Ia meminta DPC Aslimas Kota Kotamobagu yang baru dilantik menjadikan pendataan keanggotaan sebagai prioritas untuk mendongkrak posisi Sulawesi Utara di tingkat nasional secara akurat.

Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib menyampaikan selamat datang kepada Kajati Sulut beserta rombongan menggunakan ungkapan daerah, “Dega Niondono Komintan”. Ia menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan seperti Srikandi Jaga Desa dan Aslimas memegang peran krusial dalam mendukung roda pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.

"Saya berharap pelantikan dan pengukuhan ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi juga sebagai awal dari pelaksanaan amanah, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ungkap Weny Gaib.

Weny memberikan dorongan khusus bagi pengurus Srikandi Jaga Desa untuk mengambil peran strategis dalam mendorong partisipasi perempuan, pemberdayaan keluarga, dan penguatan ketahanan sosial. Kepada jajaran Aslimas, ia meminta agar menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam membangun kesadaran masyarakat terkait keamanan, ketertiban, dan ketenteraman lingkungan.

"Keamanan dan ketenteraman bukan hanya tanggung jawab aparat pemerintah atau aparat keamanan semata, melainkan merupakan tanggung jawab kita bersama. Apabila terdapat persoalan di lingkungan, hendaknya selalu disikapi secara bijaksana, mengedepankan komunikasi, dan berpedoman pada aturan perundang-undangan," tambahnya.

Acara ditutup dengan harapan agar ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan Aslimas dapat saling bahu-membahu memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah hingga tingkat terbawah demi memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kotamobagu. 
Pewarta: Gusman
Editing: Adi Saputra