TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Kapolda Bengkulu, Mardiyono, turun langsung meninjau sejumlah wilayah yang terdampak cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di Kota Bengkulu, Senin (6/4/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus memantau upaya penanganan dampak bencana yang terjadi di beberapa titik wilayah hukum Kepolisian Daerah Bengkulu.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama, di antaranya Komandan Satuan Brimob, Pelaksana Tugas Direktur Samapta, serta Kapolresta Bengkulu. Rombongan menyambangi beberapa lokasi yang dilaporkan mengalami dampak cukup signifikan akibat cuaca ekstrem.
Tinjau Permukiman dan Akses Jalan Terdampak
Lokasi pertama yang dikunjungi berada di kawasan Jalan Karang Indah, Kelurahan Sumur Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Di kawasan ini, hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang hingga mengganggu akses jalan dan aktivitas masyarakat.
Selain itu, rombongan juga meninjau kondisi Perumahan Bukit Hijau Lestari RT 27 RW 07 yang berada di Kelurahan Pekan Sabtu. Wilayah ini turut terdampak akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan genangan air serta lumpur di sejumlah titik permukiman.
Kehadiran Kapolda Bengkulu di lapangan bertujuan memastikan proses penanganan berjalan cepat serta memastikan keselamatan warga yang terdampak cuaca buruk.
100 Personel Dikerahkan Bersihkan Pohon Tumbang
Sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi di lapangan, Kapolda Bengkulu mengerahkan sekitar 100 personel gabungan dari Satuan Brimob dan Direktorat Samapta Polda Bengkulu.
Personel tersebut langsung melakukan kerja bakti atau kurve untuk membersihkan material yang menghambat akses masyarakat, seperti pohon tumbang, ranting, serta lumpur yang menutupi badan jalan.
Kegiatan pembersihan dilakukan secara gotong royong agar jalur transportasi warga dapat kembali digunakan dengan aman. Upaya ini juga bertujuan meminimalkan risiko kecelakaan maupun gangguan mobilitas masyarakat di wilayah terdampak.
Selain membersihkan jalan, petugas juga membantu warga menata kembali lingkungan sekitar yang terdampak akibat hujan deras dan angin kencang.
Asrama Brimob Turut Terendam Banjir
Dalam agenda peninjauan tersebut, Kapolda Bengkulu juga mengecek kondisi Asrama Satbrimob Polda Bengkulu yang dilaporkan turut terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut.
Genangan air sempat masuk ke beberapa bagian asrama sehingga mengganggu aktivitas personel. Oleh karena itu, Kapolda memastikan proses penanganan banjir di lingkungan asrama berjalan dengan cepat agar kondisi dapat segera kembali normal.
Pemeriksaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan personel kepolisian dalam menghadapi berbagai situasi darurat di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Bantuan Seragam untuk Bhabinkamtibmas
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Bengkulu juga menyerahkan bantuan berupa seragam kepada Bhabinkamtibmas yang bertugas di Kelurahan Sumur Dewa, Kecamatan Selebar.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap personel yang bertugas langsung di tengah masyarakat, terutama dalam situasi penanganan bencana maupun kondisi darurat lainnya.
Kapolda berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan semangat dan motivasi para Bhabinkamtibmas dalam menjalankan tugas pelayanan serta pengayoman kepada masyarakat.
Penanganan Berjalan Aman dan Lancar
Seluruh rangkaian kegiatan peninjauan yang dilakukan oleh Kapolda Bengkulu bersama jajaran berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.
Pihak kepolisian juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Selain itu, warga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi darurat seperti pohon tumbang, banjir, atau kerusakan fasilitas umum akibat cuaca buruk.
Melalui langkah cepat di lapangan ini, diharapkan proses pemulihan di wilayah terdampak dapat berjalan lebih efektif serta aktivitas masyarakat dapat kembali normal dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra