TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Peristiwa kebakaran besar mengguncang kawasan permukiman padat di Jalan Benteng No. 5, RT 05 RW 02, Kelurahan Kebun Keling, Kota Bengkulu, pada Minggu siang (23/03/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tersebut menyebabkan dua bangunan hangus terbakar, yakni satu rumah kosong dan satu rumah warga yang juga difungsikan sebagai tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Kobaran api yang cepat membesar sempat membuat panik warga sekitar. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian, memicu kepanikan di tengah padatnya lingkungan permukiman.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, titik awal api diduga berasal dari sebuah rumah kosong yang berada di samping kediaman milik Ibu Devi. Api yang awalnya kecil dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sebelahnya.
Dalam hitungan menit, si jago merah merambat ke bagian depan rumah yang digunakan sebagai ruang belajar PAUD. Material bangunan yang mudah terbakar mempercepat penyebaran api hingga sulit dikendalikan pada awal kejadian.
Mengetahui situasi yang semakin memburuk, Ibu Devi bersama anggota keluarganya segera menyelamatkan diri ke luar rumah. Mereka berhasil keluar dengan selamat meski tidak sempat menyelamatkan harta benda.
Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, warga sekitar bahu-membahu melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi. Mereka berusaha mengeluarkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan serta membantu mengamankan lingkungan sekitar agar api tidak merembet ke rumah lain.
Aksi cepat warga ini dinilai sangat membantu dalam mengurangi risiko kebakaran meluas ke bangunan lainnya di kawasan tersebut yang dikenal padat penduduk.
Saat ini, keluarga terdampak terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat di wilayah RW 03 Kelurahan Kebun Keling.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Dengan waktu tanggap (response time) sekitar tiga menit, petugas langsung tiba di lokasi kejadian.
Sebanyak 10 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat lokasi yang sempit serta kondisi bangunan yang saling berdekatan.
Upaya pemadaman juga melibatkan personel dari TNI dan POLRI, serta dibantu masyarakat setempat. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak sampai merembet ke rumah lain di sekitarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat kedua bangunan beserta isinya ludes terbakar.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat terkait masih melakukan pendataan dan olah tempat kejadian perkara guna memastikan sumber api.
Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga terdampak. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Abriadi, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan masa panik.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan dasar seperti pakaian, kasur, selimut, serta perlengkapan makanan bagi korban terdampak kebakaran.
“Bantuan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam situasi darurat. Kami berharap dapat membantu meringankan beban korban untuk sementara waktu,” ujar Abriadi.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dukungan moril bagi keluarga yang tertimpa musibah agar tetap kuat dan tabah.
Pemerintah Kota Bengkulu memastikan akan terus memantau kondisi para korban serta memberikan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan. Diharapkan, bantuan yang telah diberikan dapat membantu korban menjalani hari-hari awal pasca musibah.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra