Skip to main content

Kejati Bengkulu dan IAD Wilayah Gelar Bakti Sosial di Panti Lansia Pagar Dewa

Kejati Bengkulu dan IAD Wilayah Gelar Bakti Sosial di Panti Lansia Pagar Dewa

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke-25 Tahun 2025, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu bersama IAD Wilayah Bengkulu menggelar kegiatan bakti sosial yang menyentuh sisi kemanusiaan dan kepedulian sosial. Kegiatan ini difokuskan pada pemberian bantuan kepada kelompok rentan, khususnya warga lanjut usia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa, Kota Bengkulu.

Bakti sosial ini merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan HUT IAD ke-XXV, yang tahun ini mengangkat semangat pengabdian sosial serta empati terhadap sesama. Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa dipilih karena menjadi tempat bernaung bagi para lansia yang membutuhkan perhatian, pendampingan, dan kasih sayang di masa senja mereka.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan suasana kekeluargaan dan penuh kehangatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H., bersama Ketua IAD Wilayah Bengkulu, Ny. Merlianti Victor. Turut hadir pula Wakil Kepala Kejati Bengkulu, Sukarman Sumarinton, S.H., M.H., beserta Ny. Nina Sukarman, serta jajaran pengurus IAD Wilayah Bengkulu dan pegawai Kejati Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa tali asih, paket sembako, dan perlengkapan kebutuhan harian kepada para penghuni panti. Bantuan ini diserahkan secara langsung dan disertai dengan interaksi hangat berupa sapaan dan ramah tamah dengan para lansia. Kehadiran rombongan Kejati dan IAD disambut penuh antusias dan haru oleh penghuni panti, yang merasa diperhatikan dan dihargai.

Kepala Kejati Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari nilai-nilai pengabdian yang melekat dalam institusi kejaksaan, yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut merasakan dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan," ujar Victor.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah kehidupan sosial.

Sementara itu, Ketua IAD Wilayah Bengkulu, Ny. Merlianti Victor, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan salah satu bentuk perwujudan dari misi IAD dalam menjalin hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa perhatian terhadap kelompok rentan, seperti lansia, harus menjadi bagian dari tanggung jawab bersama.

"Kita ingin kehadiran IAD dapat memberikan manfaat yang nyata, bukan hanya dalam bentuk perayaan, tetapi juga melalui tindakan langsung yang menyentuh hati masyarakat," jelas Merlianti.

Menurutnya, lansia di panti sosial bukan sekadar kelompok penerima bantuan, tetapi juga bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk dihargai, dicintai, dan diperlakukan dengan layak.

Rangkaian kegiatan bakti sosial ini juga memberikan ruang bagi para pengurus IAD dan pegawai Kejati untuk lebih dekat dengan masyarakat. Momentum ini menjadi pengingat bahwa tugas pelayanan publik, khususnya dalam bidang hukum, tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai kemanusiaan dan empati.

Dengan semangat memperingati HUT ke-XXV IAD, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan solidaritas, mempererat hubungan antara aparatur kejaksaan dengan masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk turut berkontribusi dalam aksi sosial yang berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ungkapan terima kasih dari pihak panti yang diwakili oleh pengelola, yang mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Kejati dan IAD Wilayah Bengkulu.

"Bagi kami, kunjungan dan perhatian seperti ini adalah kebahagiaan tersendiri. Kami merasa tidak dilupakan, dan itu sangat berarti," ungkap salah satu pengurus panti dengan mata berkaca-kaca.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Kejati Bengkulu dan IAD Wilayah membuktikan bahwa pengabdian kepada negeri tidak hanya ditunjukkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi sesama, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perhatian lebih.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra