TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Pada awal tahun 2024, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Bengkulu telah berhasil merealisasikan perluasan cakupan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat miskin ekstrem se-Provinsi Bengkulu.
Kolaborasi ini menghasilkan pemberian santunan kepada dua keluarga di Kabupaten Rejang Lebong. Salah satunya adalah santunan kepada Sadri, ahli waris dari warga Desa Warung Pojok Kecamatan Sindang Dataran, atas meninggalnya istrinya, Siti Nurhayati, yang sebelumnya bekerja sebagai petani dan terdaftar dalam Program Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) tahun 2023.Di sisi lain, santunan Perlindungan Jaminan Sosial Kecelakaan Kerja dan Kematian juga diberikan kepada Mustar Aman, ahli waris dari warga Desa Balai Butar atas meninggalnya istrinya, Haidah, yang juga bekerja sebagai petani. Setiap ahli waris menerima santunan senilai 42 juta rupiah.
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menjelaskan bahwa program kolaborasi ini memberikan jaminan keselamatan kerja bagi lebih dari 39.000 kepala keluarga miskin ekstrem di Provinsi Bengkulu. Program BPJS Ketenagakerjaan yang disediakan secara gratis ini bertujuan untuk menjamin pekerja rentan dari risiko kerja yang dapat menyebabkan kemiskinan baru apabila terjadi cidera berat atau kematian.
"Melalui APBD pemerintah daerah, negara hadir dalam perlindungan BPJS ketenagakerjaan secara gratis bagi pekerja yang memenuhi kategori," ujar Gubernur Rohidin usai menyerahkan Santunan Perlindungan Jaminan Sosial Kecelakaan Kerja dan Kematian di Desa Balai Butar Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong, pada Minggu (07/01).
Lebih lanjut, Gubernur Rohidin menekankan bahwa setelah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan selama 3 tahun, apabila kepala keluarga meninggal dunia, anak dari peserta akan mendapatkan jaminan beasiswa hingga perguruan tinggi.
Gubernur juga menyatakan kesepakatan untuk meningkatkan jumlah kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan tahun ini. Beliau menekankan pentingnya jaminan pendidikan bagi anak-anak ahli waris, sebagai perhatian utama pemerintah.
Sementara itu, Mustar Aman sebagai ahli waris dari almarhumah Haidah menyampaikan ucapan terima kasih atas santunan yang diberikan. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan anak-anaknya di masa mendatang.
"Terima kasih Pak Gubernur, terima kasih BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu atas santunannya. Kami berharap bantuan ini bisa memberikan kehidupan lebih baik lagi ke depan bagi saya bersama anak-anak di rumah," ucapnya penuh haru.
Pewarta : Gunawan
Editing : Adi Saputra