TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Komisi II DPRD Kabupaten Blitar menggelar rapat kerja secara maraton bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra, di antaranya DPMPTSP, Dinas Koperasi dan Disperindag, Bagian Perekonomian, Bagian Keuangan, dan Bagian Umum Setda. Agenda utama rapat yang digelar Senin (17/11/2025) tersebut adalah membahas RKA R-APBD Tahun Anggaran 2026.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto, menyampaikan bahwa secara umum anggaran tahun 2026 mengalami penurunan cukup signifikan di hampir semua OPD mitra kerja Komisi II. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat penyesuaian anggaran akan berpengaruh langsung pada program-program pelayanan publik.
“Di setiap dinas variatif, ada yang turun 15 persen bahkan ada yang turun sampai 20–30 persen. Karena itu kami minta OPD lebih memfokuskan anggaran pada pelayanan masyarakat,” ujar Suwito usai rapat kerja.
Ia menambahkan bahwa sejumlah kegiatan bersifat sosialisasi atau kegiatan administratif relatif mengalami pengurangan. Namun, Suwito menegaskan bahwa program-program yang berkaitan dengan perlindungan masyarakat tetap harus menjadi prioritas meskipun anggaran menurun.
“Semua dinas mengalami penurunan kecuali Dinas PUPR,” jelasnya.
Menurut Suwito, total penurunan APBD Kabupaten Blitar mencapai 16 persen atau sekitar Rp326 miliar. Dampaknya, OPD mitra di semua komisi DPRD turut merasakan penyesuaian anggaran tersebut. Setelah belanja wajib seperti gaji terpenuhi, masih terdapat sisa anggaran yang perlu dioptimalkan.
“Sisa itu kami sarankan dialokasikan untuk belanja yang sifatnya pelayanan publik. Kami mendorong agar serapan anggaran 2025 dimaksimalkan menjelang akhir tahun ini,” pungkasnya.
Dengan penurunan anggaran yang cukup signifikan, Komisi II menekankan pentingnya prioritas yang lebih tepat sasaran agar pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan fiskal daerah. (ADV).
Pewarta : Agus Faisal
Editing : Adi Saputra