Skip to main content

KONI Bengkulu Tutup Pelatihan Strength and Conditioning Beginner Level 2025

KONI Bengkulu Tutup Pelatihan Strength and Conditioning Beginner Level 2025

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu secara resmi menutup kegiatan National Strength and Conditioning Course Beginner Level 2025 yang telah berlangsung selama enam hari. Penutupan pelatihan tersebut dilaksanakan di Hotel Two K – Azana Style, Bengkulu, Rabu (10/12/2025).

Penutupan kegiatan mewakili Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, dilakukan oleh Wakil Ketua Umum KONI Bengkulu, Aswandi. Pelatihan ini diikuti oleh para pelatih dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah naungan KONI Provinsi Bengkulu, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga.

Dalam sambutannya, Aswandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh komitmen hingga hari terakhir. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis KONI Bengkulu dalam menjawab tantangan pembinaan olahraga modern yang semakin menuntut pendekatan ilmiah dan profesional.

Aswandi menegaskan bahwa prestasi olahraga saat ini tidak lagi hanya bergantung pada kekuatan fisik semata, tetapi juga pada kemampuan pelatih dalam mengelola kekuatan, daya tahan, dan kondisi atlet secara terukur dan sistematis. Oleh karena itu, pelatihan strength and conditioning dinilai sangat penting untuk meningkatkan daya saing atlet Bengkulu di tingkat regional maupun nasional.

KONI Bengkulu Tutup Pelatihan Strength and Conditioning Beginner Level 2025

“Olahraga modern menuntut manajemen kekuatan fisik yang baik. Bukan hanya latihan keras, tetapi latihan yang terencana dan berbasis ilmu pengetahuan. Kami berharap pelatihan ini bisa memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas atlet Bengkulu,” ujar Aswandi.

Ia juga menyampaikan harapan besar agar para pelatih yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di masing-masing cabang olahraga. Dengan demikian, target peningkatan prestasi dan raihan medali yang dicanangkan KONI Bengkulu dapat tercapai secara bertahap.

Lebih lanjut, Aswandi menegaskan bahwa kepengurusan KONI Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Teuku Zulkarnain saat ini berkomitmen penuh untuk fokus pada pembinaan prestasi. Namun, komitmen tersebut membutuhkan dukungan dan peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan olahraga, terutama para pelatih dan pengurus cabang olahraga.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Provinsi Bengkulu, Mery Astuti, menambahkan bahwa ke depan peran KONI akan semakin diperkuat sebagai pusat pembinaan dan pengembangan atlet daerah. Menurutnya, sinergi antara KONI dan seluruh cabang olahraga menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah membangun sinergi dengan seluruh cabor. Pelatihan ini diharapkan mampu menambah wawasan para pelatih, khususnya dalam memanajemen atlet secara profesional di masing-masing cabornya,” kata Mery.

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya berhenti pada sertifikat, tetapi benar-benar diterapkan dalam program latihan sehari-hari. Dengan pengelolaan atlet yang lebih baik, KONI Bengkulu optimistis prestasi olahraga daerah akan terus meningkat dan mampu bersaing di berbagai ajang kejuaraan ke depan.(ADV).

Peawarta  : Amg

Editing : Adi Saputra