TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>
Berdasarkan pembaruan data terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kota Bengkulu masih berada dalam status siaga cuaca ekstrem. BMKG memperingatkan bahwa wilayah ini berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, serta angin kencang** pada Sabtu (8/11/2025).Kepala Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu menyebutkan, kondisi tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer dan suhu muka laut yang relatif hangat di perairan barat Sumatera. Hal ini meningkatkan potensi pembentukan awan hujan signifikan di sepanjang wilayah pesisir, termasuk Kota Bengkulu.
“Potensi hujan lebat masih tinggi di wilayah Bengkulu dan sekitarnya, terutama pada sore hingga malam hari. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir, genangan air, maupun pohon tumbang akibat angin kencang,” jelasnya.
Menindaklanjuti peringatan dini tersebut, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pemerintah kota untuk meningkatkan kewaspadaan di lapangan. Ia meminta para pejabat mulai dari lurah, camat, hingga sekretaris daerah agar turun langsung memantau kondisi wilayah masing-masing, terutama daerah yang rawan bencana.
“Saya mengimbau kepada seluruh pejabat pemkot, mulai dari lurah sampai sekda, untuk turun ke lapangan memantau situasi di wilayahnya masing-masing. Jangan menunggu laporan, tetapi segera lakukan langkah antisipatif,” tegas Dedy.
Selain itu, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir. Wali Kota meminta warga untuk menghindari tempat-tempat yang berpotensi berbahaya, seperti di bawah pepohonan besar atau dekat tiang listrik.
“Saya minta masyarakat mewaspadai potensi angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang atau merusak infrastruktur. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar Dedy.
Lebih lanjut, Dedy menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini memerlukan perhatian serius dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Pemerintah Kota Bengkulu, kata dia, telah menyiagakan seluruh perangkat dan lembaga terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Damkar, dan Satpol PP untuk merespons cepat setiap potensi bencana.
“Seluruh jajaran sudah kita siapkan untuk siaga penuh. Kami berharap masyarakat juga aktif melaporkan kondisi di lingkungan masing-masing, terutama bila ada potensi bahaya,” tambahnya.
Ia juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan saluran air dan drainase agar tidak terjadi penyumbatan yang bisa memperparah genangan saat hujan deras. Pemerintah berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana selama periode cuaca ekstrem ini.
Dengan meningkatnya kesiapsiagaan dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan Bengkulu dapat meminimalkan risiko dan dampak kerusakan akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra