TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Warga Kota Bengkulu kini memiliki pilihan baru untuk berburu kuliner kekinian. Festival Kuliner Gang Viral resmi dibuka di lantai dasar Mega Mall Bengkulu, Kamis (22/10/2026), dengan menghadirkan lebih dari 40 tenant makanan dan minuman populer yang berasal dari Jakarta.
Pembukaan festival ditandai dengan seremoni pemotongan pita yang dihadiri sejumlah pejabat daerah dan perwakilan pengelola pusat perbelanjaan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan pengalaman wisata kuliner yang lebih beragam sekaligus mendorong geliat ekonomi kreatif di Kota Bengkulu.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu, Nelawati, hadir mewakili pemerintah kota. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bengkulu Yeni Puspita, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagrin) Rozi Ismariandi, manajemen Mega Mall Bengkulu, serta sejumlah undangan lainnya.
Festival yang berlangsung pada 22 Oktober hingga 1 November 2026 ini menghadirkan berbagai merek kuliner yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial. Kehadiran para pelaku usaha tersebut diharapkan dapat menarik minat masyarakat sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan.
Salah satu daya tarik utama Kuliner Gang Viral adalah kehadiran sejumlah tenant spesial yang telah dikenal luas oleh pencinta makanan. Cimehong dari PIK Baking House menjadi salah satu bintang tamu yang turut meramaikan festival.
Pengunjung juga dapat menjumpai pilihan makanan populer lainnya, termasuk Aldi's Burger dan Baso Sapi Asli A Fung. Bahkan, tenant Baso A Fung menghadirkan penawaran khusus berupa mangkok gratis bagi pengunjung sesuai ketentuan promo yang berlaku.
Tidak hanya menyajikan makanan berat, festival ini turut menawarkan beragam pilihan kudapan dan hidangan penutup yang digemari berbagai kalangan, terutama anak muda.
Beberapa nama yang meramaikan acara tersebut di antaranya Chewy's Dessert by Jennifer Coppen, Bittersweet by Najla, Twigim Thai Authentic & Asinan Ceriya by Twigim, Kwetiau Kerang Penang Malaysia, Strawberry Mochi Kunafa, Mogucchi, serta Go!Bungeoppang.
Beragam pilihan tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mencicipi aneka menu dalam satu lokasi. Kehadiran tenant dengan karakter produk yang berbeda juga menjadi daya tarik bagi masyarakat yang ingin mencoba kuliner populer tanpa harus bepergian ke luar daerah.
Dalam sambutannya, Nelawati menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival kuliner yang memanfaatkan lokasi strategis seperti Mega Mall Bengkulu. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Semoga di Mega Mall ini UMKM dapat tumbuh dan berkembang. Dengan adanya tenant makanan viral ini, kami berharap tempat ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Nelawati.
Dukungan Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Koperasi dan UMKM diharapkan menjadi dorongan bagi pelaku usaha untuk memperluas peluang pasar. Kegiatan semacam ini juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal tren kuliner sekaligus meningkatkan aktivitas pengunjung di pusat perbelanjaan.
Meski menghadirkan banyak merek populer dari Jakarta, keberlanjutan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM lokal tetap menjadi salah satu aspek penting yang dapat dikembangkan melalui kegiatan serupa.
Untuk menambah daya tarik acara, penyelenggara bersama Go Market selaku mitra pelaksana menyiapkan berbagai hadiah atau doorprize bagi pengunjung selama festival berlangsung.
Dari sisi transaksi, pengunjung juga memperoleh kemudahan melalui dukungan sistem pembayaran digital yang bekerja sama dengan YUKK. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman berbelanja yang praktis di tengah meningkatnya penggunaan pembayaran nontunai.
Masyarakat yang ingin mengunjungi Kuliner Gang Viral dapat datang ke lantai dasar Mega Mall Bengkulu selama periode penyelenggaraan, yakni hingga 1 November 2026.
Dengan kombinasi puluhan tenant, beragam pilihan menu, promo tertentu, dan hiburan bagi pengunjung, festival ini diharapkan menjadi salah satu agenda yang memperkaya pilihan wisata kuliner warga Bengkulu sekaligus mendorong pergerakan ekonomi kreatif di daerah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra