TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong peningkatan kualitas penyebaran informasi publik di lingkungan pemerintahan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang aktif dan kreatif mengelola media sosial melalui program Medsos Award.
Untuk periode Oktober 2026, Diskominfo Kota Bengkulu telah mengumumkan tiga besar pemenang sekaligus rekapitulasi nominasi dari tiga kategori, yakni Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, dan kelurahan.
Pada penilaian kali ini, Dinas Sosial Kota Bengkulu berhasil menempati peringkat pertama dalam kategori OPD. Prestasi tersebut disusul Dinas Koperasi dan UMKM pada posisi kedua, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menempati urutan ketiga.
Sementara itu, untuk kategori kecamatan, Kecamatan Gading Cempaka berhasil keluar sebagai peraih posisi tertinggi. Adapun Kecamatan Teluk Segara berada di peringkat kedua dan Kecamatan Ratu Samban menempati posisi ketiga.
Pada kategori kelurahan, Kelurahan Tanah Patah sukses meraih juara pertama. Posisi berikutnya ditempati Kelurahan Sukarami sebagai juara kedua dan Kelurahan Lempuing sebagai juara ketiga.
Pengumuman hasil penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam membangun budaya kerja yang lebih terbuka, komunikatif, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.
Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, Senin (2/11/2026), menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh instansi yang telah menunjukkan keseriusan dalam mengelola akun media sosial resmi masing-masing.
Menurutnya, aktivitas publikasi pemerintah memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai kegiatan, kebijakan, program, serta berbagai hasil pembangunan daerah.
Ia juga meminta seluruh OPD agar tidak hanya menjadikan media sosial sebagai pelengkap administrasi kelembagaan. Sebaliknya, platform digital harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai saluran komunikasi yang aktif antara pemerintah dan masyarakat.
Nurlia, yang akrab disapa Lia, mengingatkan bahwa setiap instansi mempunyai tanggung jawab untuk menyampaikan perkembangan kegiatan dan program kerja sesuai bidang tugasnya.
"Kami mengajak seluruh OPD untuk aktif mempublikasikan setiap kegiatan OPD-nya masing-masing. Sangat penting bagi kita untuk aktif menyebarluaskan pembangunan daerah dan program Pemerintah Kota, terkhusus program-program dari Walikota Dedy dan Wawali Ronny agar tersampaikan dengan baik kepada masyarakat," ujar Lia.
Ia menjelaskan, informasi mengenai pembangunan tidak cukup hanya disampaikan melalui kegiatan seremonial atau laporan internal pemerintahan. Masyarakat perlu mendapatkan akses informasi secara cepat, jelas, dan mudah dipahami melalui berbagai saluran komunikasi digital.
Karena itu, keberadaan akun resmi instansi pemerintah harus mampu menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya sekaligus ruang interaksi untuk menampung aspirasi warga.
Dalam pelaksanaan Medsos Award Oktober 2026, proses pemantauan dilakukan langsung oleh Tim Media Sosial Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Bengkulu.
Penilaian mencakup aktivitas akun resmi instansi melalui sejumlah platform populer, yakni Instagram, TikTok, dan Facebook.
Terdapat dua komponen utama yang menjadi dasar penentuan peringkat. Pertama, produktivitas unggahan atau postingan mandiri dengan bobot penilaian sebesar 60 persen.
Kedua, aspek diseminasi informasi dan interaksi atau engagement yang memiliki kontribusi sebesar 40 persen. Komponen ini berkaitan dengan aktivitas penyebarluasan informasi serta keterlibatan akun dalam mendukung publikasi melalui akun resmi Media Center dan Wali Kota Bengkulu.
Kombinasi kedua indikator tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai konsistensi instansi dalam memproduksi konten sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Lia menegaskan, evaluasi akan terus dilaksanakan secara berkala. Dengan demikian, setiap perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan memiliki kesempatan untuk memperbaiki kualitas pengelolaan media sosial pada periode penilaian berikutnya.
"Media sosial adalah jembatan tercepat dan paling interaktif untuk mendengar suara masyarakat sekaligus mengedukasi mereka tentang capaian kota kita. Oleh karena itu, evaluasi melalui Medsos Award ini akan terus kami lakukan secara berkala agar memacu kreativitas dan komitmen seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan informasi yang transparan dan akuntabel," imbuhnya.
Melalui penghargaan tersebut, Diskominfo berharap persaingan positif antarlembaga dapat tumbuh dan menghasilkan konten publikasi yang semakin berkualitas.
Selain meningkatkan produktivitas unggahan, instansi pemerintah juga diharapkan lebih memperhatikan ketepatan informasi, kreativitas penyajian, serta respons terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan pengelolaan media sosial yang semakin baik, berbagai program pembangunan dan pelayanan Pemerintah Kota Bengkulu diharapkan dapat diketahui lebih luas oleh warga.
Daftar Pemenang Medsos Award Kota Bengkulu Oktober 2026
I. Kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Juara 1: Dinas Sosial.
Juara 2: Dinas Koperasi dan UMKM.
Juara 3: Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
II. Kategori Kecamatan
Juara 1: Kecamatan Gading Cempaka.
Juara 2: Kecamatan Teluk Segara.
Juara 3: Kecamatan Ratu Samban.
III. Kategori Kelurahan
Juara 1: Kelurahan Tanah Patah.
Juara 2: Kelurahan Sukarami.
Juara 3: Kelurahan Lempuing.
Keberhasilan para pemenang diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi digital. Sebab, keterbukaan informasi bukan hanya tentang seberapa banyak konten dipublikasikan, tetapi juga bagaimana informasi tersebut memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra