Skip to main content

Mohammad Saleh Batal Maju Pilkada Bengkulu 2024 Setelah Pulang dari Ibadah Haji

Mohammad Saleh Batal Maju Pilkada Bengkulu 2024 Setelah Pulang dari Ibadah Haji.Jumat(12/7)(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>>  Mohammad Saleh, mantan Ketua Lembaga DPD RI yang kini menjabat sebagai anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bengkulu, sebelumnya digadang-gadang akan maju dalam Pilkada Serentak tahun 2024 di Bengkulu. Namanya sempat disebut sebagai calon potensial untuk posisi Gubernur atau Walikota Bengkulu.

Namun, setelah pulang dari menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah, Mohammad Saleh yang telah mengambil formulir pendaftaran Calon Walikota di beberapa Partai Politik (Parpol) seperti Hanura, Gerindra, PPP, Demokrat, dan PKS, nampaknya tidak lagi tertarik untuk maju dalam Pilkada.

Salah seorang tokoh politik Bengkulu yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menunggu kepulangan Mohammad Saleh dari Mekkah untuk melakukan konsolidasi politik melanjutkan tahap menuju Pilwakot Bengkulu. Namun, harapan mereka kandas setelah mengetahui keputusan Mohammad Saleh.

"Tapi setelah saya hubungi keluarga dekat Mohammad Saleh, mereka mengatakan bahwa ada hal pribadi pasca menunaikan ibadah haji yang membuat Mohammad Saleh akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonannya. Mungkin setelah pulang dari beribadah haji, beliau mendapatkan hidayah sehingga batal maju di Pilkada," ujarnya.

Sementara itu, saat radarinformasinews.com mencoba mengonfirmasi langsung kepada Mohammad Saleh, yang bersangkutan belum memberikan jawaban atau membalas telepon maupun pesan WhatsApp. Namun, dari postingan di media sosial Facebook dan Instagram-nya, diketahui bahwa Mohammad Saleh saat ini sedang berada di Turki bersama keluarga, anak, dan istrinya.

Keputusan Mohammad Saleh untuk tidak melanjutkan pencalonannya dalam Pilkada Bengkulu 2024 tentu mengejutkan banyak pihak, terutama para pendukungnya yang sudah menaruh harapan besar padanya. Meskipun demikian, alasan pribadi pasca ibadah haji yang disebutkan oleh pihak keluarga menjadi penjelasan yang diterima oleh banyak pihak.

Dengan mundurnya Mohammad Saleh dari bursa pencalonan, dinamika politik di Bengkulu diprediksi akan mengalami perubahan yang signifikan. Beberapa kandidat lain mungkin akan muncul untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Mohammad Saleh. Namun, apapun yang terjadi, keputusan Mohammad Saleh ini menunjukkan bahwa panggilan hati dan hidayah yang didapat setelah beribadah memiliki pengaruh yang kuat dalam menentukan langkah seseorang di dunia politik.

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra