Skip to main content

Pangdam XXI/Radin Inten Tekankan Kreativitas dan Militansi Prajurit Yonif TP 847/VS di Bengkulu Utara

Pangdam XXI/Radin Inten Tekankan Kreativitas dan Militansi Prajurit Yonif TP 847/VS di Bengkulu Utara

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Pangdam XXI/Radin Inten, Kristomei Sianturi, menegaskan pentingnya kreativitas, inisiatif positif, dan jiwa militansi bagi seluruh prajurit dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di masa mendatang. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja dan pengarahan kepada prajurit Yonif TP 847/VS di Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (2/4/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi jajaran Kodam XXI/Radin Inten untuk memastikan kesiapan personel serta perkembangan program kemandirian satuan yang tengah dijalankan oleh Yonif TP 847/VS.

Pangdam Tekankan Mental Tangguh dan Sikap Pantang Mengeluh

Dalam arahannya, Kristomei Sianturi mengingatkan seluruh prajurit agar memiliki mental yang kuat dan tidak mudah mengeluh dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan.

Menurutnya, prajurit TNI harus mampu menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, serta memiliki inisiatif dalam mencari solusi terhadap setiap tantangan yang muncul.

“Jangan mudah mengeluh. Jadilah prajurit yang memiliki kreativitas, inisiatif, dan jiwa militan sehingga selalu siap menghadapi tantangan apa pun di masa depan,” tegas Pangdam di hadapan para prajurit.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dalam setiap situasi. Dengan kemampuan tersebut, prajurit diharapkan mampu menjalankan tugas secara maksimal, baik dalam operasi militer maupun kegiatan pembinaan wilayah.

Program Ketahanan Pangan Jadi Perhatian Pangdam

Selain memberikan motivasi kepada prajurit, Pangdam XXI/Radin Inten juga memberikan perhatian khusus terhadap program ketahanan pangan yang sedang dikembangkan di lingkungan satuan.

Ia menyampaikan bahwa pengelolaan sektor pertanian harus dilakukan secara serius agar mampu menghasilkan produktivitas maksimal. Salah satu fokus utama adalah pengembangan lahan jagung yang diharapkan dapat mencapai target panen optimal seperti yang telah berhasil dilakukan oleh sejumlah satuan lain.

Menurut Pangdam, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, termasuk pemilihan bibit, pemberian pupuk, serta perawatan tanaman secara berkelanjutan.

Dengan manajemen yang tepat, program pertanian tersebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan internal satuan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah tugas.

Pengembangan Peternakan Didorong Lebih Terstruktur

Selain sektor pertanian, Pangdam juga memberikan arahan terkait pengembangan peternakan di lingkungan Yonif TP 847/VS. Ia meminta agar seluruh kegiatan peternakan dikelola secara lebih sistematis dan terstandar.

Salah satu contohnya adalah pembangunan kolam ikan yang harus dibuat dengan ukuran dan desain yang seragam agar terlihat rapi serta mencerminkan pengelolaan yang profesional.

Di sektor peternakan darat, Pangdam menargetkan peningkatan jumlah ternak secara signifikan. Ia mengarahkan agar satuan dapat mengembangkan minimal 100 ekor kambing serta memperbanyak populasi unggas seperti ayam dan bebek hingga mencapai sekitar 2.000 ekor.

Menurutnya, program pertanian dan peternakan tersebut merupakan aset milik satuan, bukan milik individu. Oleh karena itu, seluruh prajurit harus memiliki rasa tanggung jawab bersama untuk mengelolanya secara optimal.

Prajurit Diminta Tingkatkan Kemampuan Fisik dan Keterampilan

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga mengingatkan para prajurit agar terus meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan militer.

Ia menegaskan bahwa waktu luang yang dimiliki prajurit sebaiknya dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif dan mendukung kesiapan operasional satuan.

Selain itu, Pangdam menekankan peran penting para komandan dan perwira dalam melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap anggota secara berkelanjutan. Dengan pembinaan yang konsisten, kualitas sumber daya manusia di lingkungan satuan dapat terus meningkat.

Pangdam Tinjau Langsung Fasilitas dan Program Kemandirian Satuan

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten juga melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan fasilitas serta sarana dan prasarana yang dimiliki Yonif TP 847/VS.

Ia melihat secara langsung perkembangan program kemandirian prajurit, termasuk area pertanian dan kompi peternakan yang saat ini tengah dikembangkan oleh satuan.

Turut mendampingi Pangdam dalam kegiatan ini antara lain Danrem 041/Garuda Emas, Jatmiko Aryanto, bersama sejumlah pejabat utama Kodam XXI/Radin Inten dan jajaran Korem 041/Gamas.

Dorong Terwujudnya Satuan Profesional dan Mandiri

Kunjungan kerja Pangdam XXI/Radin Inten ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan langsung dari pimpinan terhadap kesiapan prajurit di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh prajurit Yonif TP 847/VS semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selain itu, program kemandirian yang dijalankan juga diharapkan mampu menjadi contoh bagi satuan lain dalam membangun unit yang profesional, mandiri, dan siap menjalankan berbagai tugas operasi di masa mendatang.


SEO Meta Deskripsi:
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan pentingnya kreativitas, militansi, dan kemandirian prajurit saat kunjungan kerja ke Yonif TP 847/VS di Bengkulu Utara.

Kata Kunci SEO: Pangdam XXI Radin Inten, Kristomei Sianturi, Yonif TP 847 VS, Bengkulu Utara, ketahanan pangan TNI, program kemandirian prajurit.

Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra