TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>> Para pelatih dari berbagai cabang olahraga di Provinsi Bengkulu terus meningkatkan kompetensi kepelatihan melalui kegiatan National Strength and Conditioning Course (NSCC) Beginner Level 2025 yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Two K–Azana Style, Kota Bengkulu, dan diikuti oleh puluhan pelatih dari cabang olahraga prestasi.
Memasuki hari ketiga pelatihan, para peserta mendapatkan materi inti berupa sesi praktik intensif tentang penyusunan program latihan. Materi ini menjadi salah satu fokus utama karena berkaitan langsung dengan kemampuan pelatih dalam merancang pembinaan atlet yang terstruktur, efektif, dan sesuai dengan standar kepelatihan modern.
Dalam sesi praktik tersebut, para instruktur memberikan pendampingan langsung kepada peserta untuk memahami tahapan penyusunan program latihan secara komprehensif. Materi yang disampaikan meliputi analisis kebutuhan atlet, penentuan tujuan latihan jangka pendek dan jangka panjang, penyusunan periodisasi latihan, hingga metode evaluasi hasil latihan yang tepat.
Pendekatan pembelajaran dilakukan secara aplikatif dengan mengombinasikan teori dan praktik lapangan. Para pelatih tidak hanya menerima penjelasan konseptual, tetapi juga langsung mempraktikkan cara menyusun program latihan berdasarkan karakteristik cabang olahraga dan kondisi atlet masing-masing. Dengan metode ini, peserta diharapkan mampu menghasilkan program latihan yang terukur, aman, dan berorientasi pada peningkatan prestasi.
Salah seorang peserta pelatihan menyampaikan bahwa sesi praktik tersebut memberikan pemahaman baru yang sangat dibutuhkan oleh para pelatih. Menurutnya, selama ini banyak pelatih yang menjalankan latihan berdasarkan pengalaman semata, tanpa perencanaan program yang sistematis dan berkelanjutan.
Ia menilai, kemampuan menyusun program latihan merupakan fondasi utama dalam proses pembinaan atlet. Tanpa perencanaan yang matang, potensi atlet sulit berkembang secara optimal dan berisiko mengalami cedera akibat beban latihan yang tidak terkontrol.
“Dalam sesi praktik ini kami benar-benar diajarkan bagaimana merencanakan program latihan secara menyeluruh dan profesional. Mulai dari menetapkan tujuan, mengatur beban latihan, hingga mengevaluasi hasilnya. Pengetahuan seperti ini sangat kami butuhkan untuk diterapkan di cabang olahraga masing-masing,” ujarnya.
Melalui pelatihan NSCC Beginner Level 2025 ini, KONI Provinsi Bengkulu berharap kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan dapat terus meningkat. Dengan pelatih yang kompeten dan memahami prinsip strength and conditioning, pembinaan atlet di Bengkulu diharapkan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan kompetensi, seluruh peserta pelatih yang tergabung dalam angkatan pertama pelatihan ini menerima sertifikat kepelatihan dari KONI Provinsi Bengkulu. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa para pelatih telah mengikuti dan menyelesaikan pelatihan dasar strength and conditioning sesuai standar yang ditetapkan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis KONI Bengkulu dalam mempersiapkan pelatih-pelatih yang mampu mendukung peningkatan prestasi atlet Bengkulu di berbagai ajang olahraga, baik di tingkat regional maupun nasional.(adv).
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra