TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bengkulu Tengah, Nurul Iwan Setiawan, S.Sos., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Latihan Simulasi Sistem Pengamanan Kabupaten (Sispamkabupaten) Tahun 2025 yang digelar oleh Polres Bengkulu Tengah di Aula CCWL Polres Bengkulu Tengah, Kamis (23/10/2025).
Rakor tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan skenario pengamanan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk antisipasi terhadap situasi sosial yang berpotensi menimbulkan kerusuhan maupun unjuk rasa disertai kekerasan di wilayah Bengkulu Tengah. Melalui kegiatan ini, Polres ingin memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam mengatasi dinamika keamanan daerah secara cepat dan terukur.
Dalam kesempatan itu, Asisten I Nurul Iwan Setiawan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap upaya pengamanan yang diinisiasi oleh jajaran kepolisian.
“Keamanan dan ketertiban merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan daerah. Pemerintah siap bersinergi maksimal bersama TNI/Polri dalam mendukung kegiatan simulasi ini. Kami juga akan menyiapkan personel dari Satpol PP, Damkar, hingga tenaga kesehatan untuk turut serta dalam latihan maupun penanganan apabila terjadi situasi nyata,” ujar Nurul.
Ia menambahkan, pelaksanaan Sispamkabupaten harus dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi bersama guna memperkuat pola komunikasi, koordinasi, dan tindakan terpadu di lapangan. Menurutnya, antisipasi terhadap potensi gangguan sosial, termasuk konflik agraria dan permasalahan hukum terkait Hak Guna Usaha (HGU), perlu menjadi perhatian serius semua pihak.
“Kita tidak bisa mengabaikan berbagai potensi konflik di tengah masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kebijakan pemerintahan dan persoalan lahan. Karena itu, kesiapsiagaan seluruh unsur sangat penting agar langkah penanganan bisa cepat, tepat, dan tidak menimbulkan dampak lanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakapolres Bengkulu Tengah, Kompol Kusman Jaya, S.H., M.H., yang memimpin jalannya rapat, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh instansi lintas sektor dalam skema latihan simulasi tersebut.
“Rakor ini bertujuan menyamakan persepsi serta menegaskan kembali tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak. Dalam latihan nanti, situasi yang disimulasikan akan menggambarkan kondisi riil di lapangan. Oleh karena itu, seluruh peserta harus memahami betul peran mereka agar koordinasi berjalan efektif,” tegasnya.
Rakor dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan instansi, antara lain jajaran Polres Bengkulu Tengah, Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran, serta unsur pemerintah daerah lainnya.
Adapun Latihan Simulasi Sispamkabupaten 2025 direncanakan akan melibatkan ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah. Fokus utama latihan ini adalah penanganan situasi unjuk rasa dan potensi kerusuhan massal yang mungkin terjadi menjelang pelaksanaan agenda nasional maupun daerah.
Rapat koordinasi tersebut diakhiri dengan sesi diskusi dan finalisasi pembagian peran, waktu pelaksanaan, serta evaluasi teknis lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dapat semakin kuat dalam menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat Bengkulu Tengah.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra