TEROPONGPUBLIK.CO.ID<<<>>>> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara kembali menunjukkan perhatian terhadap kesejahteraan tokoh agama. Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.AP, bersama Wakil Bupati H. Sumarno, S.Pd, menyerahkan honor bagi imam masjid serta pemuka agama dari lintas kepercayaan. Acara berlangsung di Balai Kecamatan Padang Jaya, Rabu (3/9/2025).
Kegiatan ini menjadi salah satu program prioritas Pemkab Bengkulu Utara dalam rangka memperkuat peran tokoh agama sebagai panutan masyarakat. Pemerintah menilai, keberadaan mereka tidak hanya sebatas memimpin ibadah, tetapi juga menjaga harmoni sosial serta mengarahkan umat agar tetap berada pada jalan yang damai dan penuh kebersamaan.
177 Tokoh Agama Terima Honor
Kepala Bagian Kesejahteraan Setdakab Bengkulu Utara, Akhmad Nuryukha Fitri, S.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah penerima honor pada kesempatan ini mencapai 177 orang. Rinciannya terdiri dari 159 imam, 17 pendeta, dan 1 orang romo. Seluruh penerima berasal dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Padang Jaya, Giri Mulya, serta Air Padang.
Penyerahan honor dilakukan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati, disaksikan oleh Asisten I dan Asisten II Setdakab, unsur Tripika kecamatan, serta para tokoh masyarakat. Suasana kegiatan berlangsung khidmat, penuh rasa syukur dan keakraban antara pemerintah dengan para tokoh agama.
Apresiasi Bupati
Dalam sambutannya, Bupati Arie menyampaikan terima kasih kepada para imam dan pemuka agama yang telah memberikan dedikasi tanpa mengenal lelah. Menurutnya, ketulusan mereka dalam membimbing umat adalah pondasi penting dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
“Ini adalah bentuk penghargaan sekaligus rasa terima kasih atas waktu dan pengabdian bapak-bapak imam serta para pemuka agama. Mereka telah menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Kami berharap, pemberian honor ini dapat menambah semangat untuk terus mengabdi kepada umat,” ujar Arie.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Bengkulu Utara bersama jajaran eksekutif berkomitmen melanjutkan program pemberian honor ini pada tahun-tahun berikutnya. Ia menilai perhatian kepada tokoh agama bukan hanya soal kesejahteraan, tetapi juga menjaga keberlangsungan peran mereka dalam merawat kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.
Jaga Kedamaian dan Kondusivitas
Selain menyerahkan honor, Bupati Arie juga mengingatkan para tokoh agama agar terus berperan aktif dalam menjaga kedamaian daerah. Menurutnya, keberadaan imam, pendeta, maupun romo memiliki pengaruh besar dalam membina umat untuk tetap mengutamakan persatuan.
“Mari kita jaga suasana damai di Bengkulu Utara. Jangan sampai ada provokasi yang bisa memecah belah. Aspirasi masyarakat tentu boleh disampaikan, tetapi jangan sampai menimbulkan tindakan anarkis atau merusak fasilitas umum. Saya yakin masyarakat kita sudah cerdas dalam menyikapi berbagai isu,” tegas Bupati.
Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari para tokoh agama yang hadir. Mereka menilai langkah pemerintah ini bukan hanya bentuk perhatian, melainkan juga ajakan bersama untuk membangun daerah yang aman dan harmonis.
Perkuat Persatuan
Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, peran tokoh agama di Bengkulu Utara diharapkan semakin kuat dalam mempererat persatuan. Para pemuka agama dinilai sebagai garda terdepan dalam menciptakan suasana yang rukun dan penuh toleransi di tengah masyarakat multikultural.
Wakil Bupati H. Sumarno menambahkan bahwa program pemberian honor ini sejalan dengan visi pembangunan Bengkulu Utara yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat berbasis religiusitas. Ia berharap tokoh agama dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam membimbing generasi muda agar menjauhi pengaruh negatif yang merusak moral.
“Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting. Apalagi di era digital saat ini, peran imam, pendeta, dan romo dibutuhkan untuk memberikan pencerahan serta menanamkan nilai-nilai kebajikan,” ujar Wabup.
Harapan Bersama
Penyerahan honor kepada imam dan pemuka agama ini juga diharapkan menjadi momentum penguatan silaturahmi antara pemerintah dengan tokoh keagamaan. Melalui kegiatan rutin setiap tahun, Pemkab Bengkulu Utara ingin memastikan bahwa peran mereka tidak hanya dihargai secara moral, tetapi juga mendapat dukungan nyata dalam bentuk peningkatan kesejahteraan.
Dengan komitmen tersebut, pemerintah optimis iklim kehidupan beragama di Bengkulu Utara semakin kondusif. Nilai persaudaraan, toleransi, serta saling menghormati di antara masyarakat dapat terus dijaga, sehingga daerah ini tetap menjadi rumah bersama yang damai dan penuh kekeluargaan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra