TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kabupaten Seluma terus berupaya meningkatkan kesiapan aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi masa purna tugas. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan sosialisasi program ketaspenan dan kewirausahaan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memastikan para ASN, khususnya yang akan memasuki masa pensiun, memiliki pemahaman yang komprehensif terkait hak-hak ketaspenan serta peluang pengembangan usaha sebagai sumber penghasilan alternatif setelah tidak lagi aktif bekerja di pemerintahan.
Sosialisasi tersebut juga dirangkaikan dengan layanan dan pengenalan produk keuangan dari Bank Mandiri Taspen yang ditujukan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Cabang Taspen Provinsi Bengkulu Indra Kusuma Wardhana, Kepala Cabang Mandiri Taspen Provinsi Bengkulu Aming Sudrajat, serta perwakilan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Seluma.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Seluma menegaskan bahwa masa pensiun tidak seharusnya dipandang sebagai akhir dari aktivitas dan produktivitas seorang ASN. Menurutnya, pensiun justru dapat menjadi awal babak baru dalam kehidupan, apabila dipersiapkan dengan matang sejak dini.
“Masa purna tugas bukan berarti berhenti berkarya. ASN yang memasuki masa pensiun tetap memiliki potensi, pengalaman, dan jejaring yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, termasuk dalam bidang kewirausahaan,” ujar Gustianto.
Ia menambahkan, persiapan finansial dan mental menjadi kunci utama agar ASN dapat menjalani masa pensiun dengan tenang dan sejahtera. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Seluma menyambut baik kolaborasi dengan Taspen dan Bank Mandiri Taspen dalam memberikan edukasi serta pendampingan kepada para pegawai.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, ASN bisa memahami secara utuh hak dan kewajibannya dalam program ketaspenan, sekaligus memperoleh gambaran peluang usaha yang realistis dan sesuai dengan kemampuan masing-masing,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Taspen Provinsi Bengkulu, Indra Kusuma Wardhana, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Taspen dalam memberikan layanan menyeluruh kepada peserta, khususnya menjelang masa pensiun. Taspen tidak hanya berfokus pada pengelolaan jaminan sosial, tetapi juga berupaya meningkatkan literasi keuangan ASN.
“Pendampingan kepada ASN menjelang pensiun sangat penting agar mereka siap secara finansial dan mental. Kami ingin memastikan peserta Taspen memahami manfaat program yang dimiliki, serta mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik,” kata Indra.
Ia menekankan bahwa kesejahteraan ASN setelah purna tugas menjadi perhatian serius Taspen, sehingga berbagai program edukasi dan sosialisasi terus digencarkan, termasuk terkait perencanaan keuangan jangka panjang.
Senada dengan itu, Kepala Cabang Mandiri Taspen Provinsi Bengkulu, Aming Sudrajat, memaparkan berbagai produk dan layanan perbankan yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan ASN, baik menjelang maupun setelah memasuki masa pensiun. Produk tersebut mencakup layanan tabungan, pembiayaan usaha, hingga pendampingan kewirausahaan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Seluma berharap para ASN dapat lebih siap menghadapi masa pensiun secara mandiri dan berdaya. Sinergi antara pemerintah daerah, Taspen, dan lembaga perbankan dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan ASN purna tugas yang tetap produktif, sejahtera, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra