TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<< Pemerintah Kabupaten Seluma menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan daerah melalui usulan program prioritas yang disampaikan dalam rapat koordinasi bersama pemerintah pusat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Provinsi Bengkulu, Kamis (23/4/2026), dan dihadiri sejumlah kepala daerah se-Provinsi Bengkulu.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, serta dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, para bupati dan wali kota, hingga jajaran kepala Bappeda dari seluruh kabupaten/kota.
Dalam forum strategis tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, menyampaikan sejumlah usulan penting yang diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat dalam perencanaan pembangunan nasional ke depan.
Menurut Deddy, Kabupaten Seluma memiliki kebutuhan mendesak di sektor infrastruktur dasar dan pelayanan kesehatan. Ia menekankan bahwa pembangunan rumah sakit yang representatif serta peningkatan kualitas jalan menjadi prioritas utama pemerintah daerah untuk tahun anggaran 2027.
“Harapan kami, hasil dari rapat koordinasi ini dapat membawa dampak konkret bagi Kabupaten Seluma, khususnya agar program prioritas yang telah kami usulkan bisa masuk dalam pembahasan lanjutan di tingkat nasional, termasuk dalam Musrenbang Nasional,” ujar Deddy.
Ia menambahkan, keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses. Selain itu, infrastruktur jalan yang baik dinilai menjadi kunci dalam mempercepat mobilitas ekonomi serta konektivitas antarwilayah.
“Fokus kami jelas, yakni peningkatan fasilitas rumah sakit dan penanganan infrastruktur jalan. Dua sektor ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam kesempatan yang sama turut memaparkan sejumlah program strategis yang diusulkan kepada pemerintah pusat. Beberapa di antaranya meliputi pembangunan kawasan industri, percepatan realisasi jalan tol, serta pengembangan jaringan perkeretaapian yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah.
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, dalam arahannya menekankan pentingnya transformasi ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Ia menyebutkan bahwa Bengkulu memiliki peluang besar untuk berkembang melalui konsep bioindustri dan ekonomi hijau.
Menurutnya, hilirisasi komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan komoditas pertanian lainnya harus menjadi fokus utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu, penguatan sektor pertanian juga dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah produk daerah.
“Pembangunan ke depan harus mengarah pada pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal melalui hilirisasi. Dengan begitu, daerah tidak hanya menjadi penghasil bahan mentah, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi,” jelas Rachmat.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang terintegrasi. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan mempercepat realisasi program prioritas serta memastikan pembangunan berjalan merata di seluruh wilayah.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Seluma, untuk menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan nasional. Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, diharapkan berbagai usulan yang disampaikan dapat terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ke depan, sinergi antara pusat dan daerah diharapkan semakin solid dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, tidak hanya bagi Provinsi Bengkulu secara umum, tetapi juga bagi Kabupaten Seluma sebagai salah satu wilayah yang terus berupaya meningkatkan kualitas pembangunan daerahnya.
Pewarta : Hasan
Editing : Adi Saputra