TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Seluma, Almidian Saleh, S.K.M., M.E., memimpin Rapat Persiapan Peresmian dan Serah Terima Bantuan Rumah Sehat (BRS) Tahun 2025. Rapat berlangsung pada Selasa (18/11/2025) di Ruang Rapat Sekda Seluma dan dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Ketua TP PKK Kabupaten Seluma.
Rapat ini diikuti oleh berbagai unsur penting, mulai dari perwakilan Kodim 0425 Seluma, Polres Seluma, Dinas Perkimhub Seluma, Dinas Sosial Seluma, Dinas Kesehatan Seluma, Baznas Kabupaten Seluma, hingga Ketua TP PKK Kabupaten Seluma. Keterlibatan lintas sektor tersebut menegaskan bahwa program BRS tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik hunian, tetapi juga menyangkut aspek kesehatan, perlindungan sosial, serta edukasi keluarga.
Dalam rapat tersebut, Almidian Saleh menegaskan bahwa Program Bantuan Rumah Sehat merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menangani persoalan kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan tempat tinggal. Ia menyampaikan bahwa sejumlah kasus kesehatan yang menimpa anak-anak di daerah terpencil tidak hanya disebabkan oleh kurangnya pemahaman gizi, tetapi juga buruknya kondisi rumah dan sanitasi.
Rapat ini secara khusus menyoroti kasus dua anak di Desa Sungai Petai yang sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat infeksi cacingan. Berdasarkan hasil investigasi dari Dinas Kesehatan Seluma, diketahui bahwa rumah yang ditempati keluarga korban berada dalam kondisi tidak layak huni—minim ventilasi, tidak memiliki sanitasi yang baik, serta lingkungan sekitar yang kurang mendukung pola hidup bersih dan sehat. Kondisi inilah yang menjadi salah satu faktor risiko utama yang memperburuk kesehatan kedua anak tersebut.
Melihat situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Program Bantuan Rumah Sehat (BRS) melakukan intervensi dengan memperbaiki kondisi hunian keluarga itu agar memenuhi standar kesehatan yang lebih baik. Intervensi meliputi perbaikan struktur bangunan, penyediaan sarana air bersih, peningkatan sanitasi, serta penataan lingkungan sekitar rumah. Program ini diharapkan menjadi contoh bagi penanganan kasus serupa di wilayah lain.
Ketua TP PKK Kabupaten Seluma dalam rapat menyampaikan bahwa pihaknya siap berkolaborasi, terutama dalam memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada keluarga penerima bantuan. Ia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar intervensi fisik dari pemerintah dapat diimbangi perubahan perilaku dan pemahaman keluarga terkait kesehatan.
Sementara itu, perwakilan dari Kodim dan Polres Seluma memastikan dukungan penuh untuk kelancaran kegiatan peresmian dan serah terima bantuan. Keduanya menyatakan siap membantu pengamanan dan koordinasi lapangan demi memastikan kegiatan tersebut berjalan tertib.
Almidian juga meminta setiap OPD terkait menyiapkan laporan dan data teknis secara rinci, mulai dari progres pembangunan, kondisi penerima manfaat, hingga kesiapan acara peresmian. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Program BRS bukan hanya diukur dari selesainya pembangunan rumah, tetapi juga dari dampak kesehatan dan kesejahteraan keluarga penerima.
Rapat ditutup dengan penyusunan jadwal pelaksanaan peresmian dan serah terima, serta pembagian tugas antarinstansi. Pemerintah Kabupaten Seluma berharap Program Bantuan Rumah Sehat Tahun 2025 dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mencegah terulangnya kasus kesehatan akibat lingkungan rumah yang tidak layak.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra