TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu mengapresiasi kepedulian PT Angkasa Pura Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu terhadap penyandang disabilitas melalui program Injourney Airports Ramah Difabel. Kegiatan sosial tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan berupa kaki palsu, buku braille, dan kacamata baca kepada warga yang membutuhkan, Selasa (16/12/2025).
Wali Kota Bengkulu yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten III Pemerintah Kota Bengkulu, Sahat M. Situmorang, secara langsung menyerahkan bantuan kepada para penerima. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Administrasi Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu dan dihadiri jajaran manajemen PT Angkasa Pura serta perwakilan penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Sahat M. Situmorang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Angkasa Pura atas kepedulian nyata terhadap kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas di Kota Bengkulu. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi dan pembahasan sebelumnya antara Pemerintah Kota Bengkulu dan pihak bandara terkait kebutuhan alat bantu bagi warga.
“Hari ini kita menyaksikan komitmen PT Angkasa Pura yang telah menjawab harapan Pemerintah Kota Bengkulu. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang membutuhkan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik maupun hambatan penglihatan,” ujar Sahat.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bengkulu berharap program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan bahkan diperluas ke jenis bantuan lainnya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan alat bantu tangan palsu, mengingat cukup banyak warga yang mengalami amputasi atau berisiko kehilangan anggota tubuh akibat penyakit seperti diabetes.
“Kami berharap ke depan sinergi ini semakin kuat. Masih banyak warga yang membutuhkan uluran tangan, dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu PT Angkasa Pura, Haikal, menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya menyalurkan bantuan sosial berupa 16 unit kaki palsu, 10 buku braille, dan 7 kacamata baca. Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan penerima yang telah didata sebelumnya.
Menurut Haikal, program Injourney Airports Ramah Difabel merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) PT Angkasa Pura. Selain berfokus pada pelayanan kebandarudaraan, perusahaan juga berkomitmen memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami ingin bandara tidak hanya menjadi pusat transportasi, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap isu sosial dan kemanusiaan,” ungkap Haikal.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas di Kota Bengkulu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara Pemerintah Kota Bengkulu dan PT Angkasa Pura dalam mendorong pembangunan sosial yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra