Skip to main content

Pemkot Bengkulu Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Optimalisasi Media Sosial

Pemkot Bengkulu Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Optimalisasi Media Sosial

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) menggelar pelatihan Optimalisasi Media Sosial sebagai Sarana Promosi dan Branding UMKM. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Hidayah I dan diikuti oleh para pelaku UMKM Kota Bengkulu.

Pelatihan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing, SH, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu Hj Nelawati, SP, MM. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran di era digital.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan UMKM. Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang harus terus diperkuat agar mampu bersaing di tengah tantangan global dan perubahan pola konsumsi masyarakat.

“Pemerintah Kota Bengkulu senantiasa hadir dan mendukung kemajuan UMKM. Melalui pelatihan seperti ini, kami berharap pelaku UMKM semakin siap menghadapi persaingan dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal,” ujar Ronny.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu Hj Nelawati menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memasarkan produk secara digital, khususnya melalui media sosial. Berdasarkan data Diskop dan UKM, jumlah UMKM di Kota Bengkulu pada periode 2023–2025 tercatat sebanyak 44.761 unit.

“Di era digital saat ini, penguasaan media sosial bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang. Kami ingin UMKM Kota Bengkulu benar-benar naik kelas, tidak hanya dari sisi kualitas produk, tetapi juga dalam membangun branding dan memperluas pemasaran melalui platform digital,” jelas Nelawati.

Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber dari kalangan media, Wahyu Anugerah, yang menyampaikan materi tentang pentingnya akurasi informasi dalam promosi produk UMKM. Ia menekankan perlunya pelaku UMKM memahami teknik dasar penulisan jurnalistik dengan konsep 5W+1H agar pesan promosi lebih jelas dan terpercaya.

Selain itu, Wahyu Anugerah juga membagikan berbagai tips dan trik pemanfaatan algoritma media sosial seperti TikTok, Facebook Pro, dan Instagram, termasuk waktu unggah konten yang efektif untuk meningkatkan jangkauan dan interaksi.

Melalui pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM Kota Bengkulu mampu lebih adaptif terhadap perkembangan digital, sehingga dapat memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.(adv).

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra