Skip to main content

Pemkot Bengkulu Kehilangan Sosok Lurah Berdedikasi

Pemkot Bengkulu Kehilangan Sosok Lurah Berdedikasi

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Suasana duka menyelimuti lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu atas wafatnya Lurah Lempuing, Guri Srihono bin Darmo, pada Kamis pagi (8/1/2026). Almarhum menghembuskan napas terakhir di usia 54 tahun dan meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan kerja, serta masyarakat yang selama ini dilayaninya.

Sebagai bentuk empati dan penghormatan, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Bengkulu, Tony Elfian, hadir langsung melayat ke rumah duka yang berlokasi di Perumahan Azahra, Kelurahan Bentiring Permai. Kehadiran Pj Sekda mewakili Pemerintah Kota Bengkulu sekaligus menunjukkan kedekatan emosional jajaran pemerintah dengan para aparatur di tingkat kelurahan.

Sejak pagi hari, rumah duka tampak dipadati pelayat dari berbagai kalangan. Mulai dari keluarga besar, aparatur sipil negara (ASN), tokoh masyarakat, hingga warga Kelurahan Lempuing turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Suasana haru terlihat jelas ketika para pelayat silih berganti menyampaikan doa dan ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

Dalam keterangannya di sela-sela kunjungan, Tony Elfian menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian almarhum. Menurutnya, Guri Srihono merupakan sosok lurah yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, bertanggung jawab, serta selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Almarhum adalah pegawai dan lurah yang sangat baik. Kepeduliannya terhadap warga Lempuing luar biasa. Ia bekerja dengan penuh keikhlasan dan komitmen tinggi dalam melayani masyarakat. Pengabdian beliau patut menjadi teladan bagi ASN lainnya,” ujar Tony Elfian.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Pj Sekda Tony Elfian juga ikut menunaikan salat jenazah bersama keluarga dan masyarakat. Ia kemudian secara resmi melepas jenazah almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan penuh doa, diiringi rasa kehilangan dari seluruh pihak yang hadir.

Semasa hidupnya, Guri Srihono dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat. Ia aktif turun langsung ke lapangan, responsif terhadap berbagai keluhan warga, serta berupaya menjaga keharmonisan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Lempuing. Sikap ramah, sederhana, dan mudah bergaul membuatnya dihormati oleh warga maupun rekan sejawat.

Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga besar, tetapi juga bagi masyarakat Kelurahan Lempuing yang selama ini merasakan pelayanan maksimal dan kepemimpinan yang humanis. Pemerintah Kota Bengkulu pun menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

Dengan berpulangnya Guri Srihono, Kota Bengkulu kehilangan salah satu aparatur terbaik yang telah mengabdikan diri sepenuh hati untuk melayani masyarakat. Dedikasi dan pengabdian almarhum akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra