Skip to main content

Pemkot Bengkulu Perketat Pengawasan Harga Bapok Jelang Ramadan, OPD Diminta Bergerak Cepat

Pemkot Bengkulu Perketat Pengawasan Harga Bapok Jelang Ramadan, OPD Diminta Bergerak Cepat

TEROPONGPUBLIK.CO.ID -Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Bengkulu mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.

Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, secara tegas menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar meningkatkan pengawasan dan memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi penimbunan serta lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Instruksi tersebut disampaikan Ronny usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (19/1/2026), dari Ruang Monitoring Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bengkulu.
Menurut Ronny, dinamika harga bahan pokok menjelang Ramadan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, permintaan masyarakat yang meningkat sering kali diikuti dengan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, baik saat Ramadan berlangsung maupun setelahnya.

“Masalah bahan pokok selalu menjadi perhatian. Biasanya harga bapok di pasaran cenderung naik menjelang dan selama Ramadan. Oleh karena itu, saya minta OPD terkait untuk melakukan pengawasan secara maksimal dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan harga maupun penimbunan,” ujar Ronny kepada awak media.

Dalam rakor tersebut, pemerintah pusat membahas berbagai isu strategis yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi daerah, termasuk pengendalian inflasi, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta sektor transportasi. Salah satu topik yang mendapat perhatian khusus adalah kebijakan harga tiket pesawat menjelang Ramadan yang diperkirakan jatuh pada Februari mendatang.
Ronny mengungkapkan bahwa dalam rapat tersebut disampaikan adanya harapan dari pemerintah pusat terkait penurunan harga tiket pesawat secara nasional selama bulan Ramadan. Kebijakan ini dinilai penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat, terutama menjelang mudik dan libur keagamaan.

“Dalam rakor tadi juga disampaikan bahwa harga tiket pesawat selama Ramadan diharapkan bisa turun secara nasional. Kita tentu berharap kebijakan ini juga berdampak di Bengkulu, sehingga masyarakat tidak terbebani dengan biaya transportasi yang tinggi,” jelasnya.

Selain sektor transportasi, fokus utama Pemerintah Kota Bengkulu tetap tertuju pada pengendalian harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan komoditas pangan lainnya. Ronny menegaskan bahwa pemantauan akan dilakukan secara berkelanjutan, baik di tingkat distributor maupun pedagang di pasar tradisional dan modern.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas OPD, termasuk Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya, untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi praktik curang yang merugikan masyarakat.

“Kami tidak ingin ada oknum yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar. Pemerintah Kota Bengkulu akan bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran,” tegas Ronny.

Lebih lanjut, Ronny menyampaikan bahwa upaya pengawasan ini juga bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi daerah. Dengan harga kebutuhan pokok yang stabil, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal dan kondisi sosial tetap kondusif selama bulan Ramadan.

Pemerintah Kota Bengkulu optimistis, melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat serta pengawasan yang konsisten di lapangan, kebutuhan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi dengan baik. Ronny berharap seluruh pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, dapat bekerja sama menjaga stabilitas harga demi kepentingan bersama.

“Ramadan adalah momentum ibadah dan kebersamaan. Kita ingin masyarakat dapat menjalankannya dengan tenang tanpa dibebani lonjakan harga. Pemerintah akan terus hadir untuk memastikan hal tersebut,” pungkasnya.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra