TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah pengembangan layanan kesehatan eksekutif atau premium di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu.
Program tersebut dirancang sebagai layanan khusus di luar skema BPJS Kesehatan yang ditujukan bagi masyarakat yang menginginkan fasilitas kesehatan dengan tingkat kenyamanan dan privasi lebih tinggi. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu memberikan pilihan baru bagi warga sekaligus memperkuat daya saing RSHD sebagai rumah sakit rujukan di Provinsi Bengkulu.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menjelaskan bahwa rencana tersebut muncul setelah adanya tawaran dari Pemerintah Provinsi Bengkulu terkait pemanfaatan aset berupa gedung eks Dinas Sosial. Lokasi tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pusat pelayanan kesehatan berstandar premium.
Menurut Dedy, konsep yang akan diterapkan mengacu pada pelayanan rumah sakit modern sebagaimana yang telah diterapkan di sejumlah rumah sakit nasional. Salah satu referensi yang digunakan adalah layanan kelas eksekutif seperti Paviliun Kencana di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.
"Pak Gubernur telah menawarkan gedung Dinas Sosial untuk dimanfaatkan. Rencananya akan dibangun layanan khusus di luar BPJS. Ada masyarakat yang memang menginginkan pelayanan lebih eksklusif dengan fasilitas yang lebih nyaman dan pelayanan yang prima," ujar Dedy saat memberikan keterangan, Rabu (29/7/2026).
Ia menegaskan bahwa kehadiran layanan premium tersebut tidak akan mengurangi pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan. Sebaliknya, fasilitas baru itu menjadi alternatif bagi masyarakat yang memilih layanan kesehatan komersial dengan standar pelayanan lebih tinggi.
Dalam konsep yang sedang disusun, setiap ruang perawatan dirancang lebih privat dengan fasilitas lengkap sehingga pasien memperoleh kenyamanan maksimal selama menjalani proses pengobatan. Selain itu, sistem pelayanan juga akan mengutamakan kecepatan, efisiensi, serta kenyamanan pasien dan keluarga.
Meski demikian, Dedy mengakui bahwa pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Selain pembangunan fisik, pemerintah juga harus menyiapkan berbagai sarana pendukung, mulai dari peralatan medis modern, interior ruangan, hingga sumber daya manusia yang sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit premium.
Karena itu, Pemerintah Kota Bengkulu saat ini masih melakukan perhitungan secara matang terkait kebutuhan anggaran. Direktur RSHD telah diminta menyusun kajian komprehensif mengenai besaran biaya yang diperlukan agar rencana tersebut dapat direalisasikan secara bertahap.
"Saya sudah meminta Ibu Direktur menghitung secara rinci berapa kebutuhan anggarannya. Memang untuk layanan eksekutif seperti ini membutuhkan biaya yang besar karena konsepnya benar-benar privat dan nyaman. Walaupun kondisi anggaran saat ini masih dalam masa efisiensi, Insya Allah pembangunan Kota Bengkulu tetap berjalan," jelasnya.
Pemkot Bengkulu juga mempertimbangkan berbagai aspek sebelum proyek dimulai, termasuk kesiapan fasilitas, kelayakan bangunan, hingga potensi pasar pelayanan kesehatan di Kota Bengkulu dan daerah sekitarnya.
Keberadaan layanan kesehatan premium dinilai memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Selain memberikan alternatif bagi masyarakat berpenghasilan tinggi yang menginginkan pelayanan lebih eksklusif, fasilitas tersebut juga berpotensi menarik pasien dari luar daerah sehingga mampu meningkatkan pendapatan rumah sakit.
Di sisi lain, tambahan pendapatan dari layanan komersial diharapkan dapat mendukung pengembangan pelayanan kesehatan secara menyeluruh tanpa mengurangi komitmen pemerintah dalam memberikan layanan kepada masyarakat umum maupun peserta BPJS Kesehatan.
Rencana pengembangan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya modernisasi sektor kesehatan di Kota Bengkulu. Pemerintah berharap RSHD tidak hanya mampu memberikan pelayanan medis yang berkualitas, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang setara dengan rumah sakit besar di Indonesia.
Apabila seluruh tahapan perencanaan berjalan sesuai target dan dukungan anggaran tersedia, layanan eksekutif premium tersebut diharapkan menjadi salah satu ikon baru pelayanan kesehatan di Kota Bengkulu serta memperkuat posisi RSHD sebagai rumah sakit daerah yang mampu bersaing dalam memberikan layanan kesehatan berkualitas tinggi.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra