TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama jajaran TNI mulai mematangkan pelaksanaan Karya Bakti TNI Skala Besar yang akan digelar di wilayah Bumi Merah Putih. Program kolaboratif tersebut diarahkan untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur sekaligus pelayanan sosial dan kesehatan.
Persiapan kegiatan dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, S.KM., M.Kes., M.Si. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah awal untuk menyatukan rencana pemerintah daerah dengan jajaran TNI agar pelaksanaan program dapat berjalan terarah.
Rapat koordinasi itu juga dihadiri Komandan Grup 3 Kopassus Dumai, Brigjen TNI Bram Pramudia, S.E., bersama unsur terkait lainnya. Kehadiran jajaran Kopassus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menentukan bentuk kegiatan yang nantinya dilaksanakan di tengah masyarakat.
Herwan mengatakan, Karya Bakti TNI Skala Besar tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Program tersebut juga dirancang untuk menyentuh kebutuhan masyarakat melalui pelayanan kesehatan dan kegiatan sosial.
Salah satu agenda yang dipersiapkan adalah pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang dinilai berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Pembangunan jembatan menjadi salah satu sasaran utama karena keberadaan akses penghubung memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga.
Selain jembatan, kegiatan juga diarahkan untuk membantu masyarakat melalui perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tempat tinggal warga yang membutuhkan dukungan, sekaligus menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak.
Tidak hanya pembangunan, Karya Bakti tersebut juga membawa misi kemanusiaan melalui kegiatan pelayanan kesehatan. Pemerintah daerah dan TNI menyiapkan operasi bibir sumbing serta operasi katarak tanpa biaya bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan pelayanan.
Kegiatan kesehatan gratis tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang selama ini mungkin memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan medis tertentu. Dengan adanya pelayanan terpadu, masyarakat diharapkan memperoleh kesempatan mendapatkan penanganan kesehatan secara lebih mudah.
Menurut Herwan, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting agar program tidak berhenti pada seremoni, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat di lapangan.
Pemprov Bengkulu, kata dia, siap memberikan dukungan yang diperlukan untuk menyukseskan pelaksanaan Karya Bakti TNI Skala Besar. Sinergi akan dilakukan bersama Kopassus serta Kodam XXI/Radin Inten dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lokasi kegiatan.
“Pemerintah daerah siap bersinergi dan memberikan dukungan yang diperlukan bersama Kopassus dan Kodam XXI/Radin Inten. Kami berharap kolaborasi ini berjalan lancar sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat Bengkulu,” ujar Herwan.
Kolaborasi pemerintah dan TNI tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kerja bersama dalam menangani kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah memiliki dukungan program dan sumber daya daerah, sementara TNI memiliki pengalaman dalam pelaksanaan kegiatan teritorial serta pengabdian kepada masyarakat.
Karena itu, koordinasi sejak tahap awal menjadi perhatian agar seluruh agenda dapat dipersiapkan secara matang, mulai dari sasaran penerima manfaat, lokasi kegiatan, kebutuhan teknis hingga dukungan pelayanan kesehatan.
Pemprov Bengkulu berharap Karya Bakti TNI Skala Besar nantinya dapat memberikan dampak nyata bagi warga. Selain membantu memperbaiki fasilitas dasar, kegiatan sosial dan medis diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah ingin memastikan program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat dilaksanakan secara lebih dekat dengan kebutuhan warga. Sinergi lintas institusi pun menjadi salah satu kunci agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara luas di wilayah Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra