Skip to main content

Pemprov Bengkulu Perkuat Desa Cantik untuk Pembangunan Berbasis Data

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menerima audiensi jajaran BPS Provinsi Bengkulu untuk membahas penguatan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) sebagai upaya meningkatkan kualitas data dan mendukung perencanaan pembangunan berbasis statistik, Senin (19/10/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<<>>>   Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat upaya mewujudkan pembangunan desa yang terencana dan tepat sasaran melalui Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam mengelola data statistik sehingga kebijakan pembangunan dapat disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, bersama jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu di ruang kerja Sekda, Senin (19/10/2026).

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan BPS dalam membangun tata kelola data yang berkualitas hingga tingkat desa. Ketersediaan data yang akurat dinilai memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan, mengidentifikasi persoalan masyarakat, serta mengoptimalkan pemanfaatan potensi daerah.

Program Desa Cantik merupakan langkah strategis untuk meningkatkan literasi statistik sekaligus memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam menghasilkan, mengelola, dan menggunakan data secara benar.

Melalui program ini, aparatur desa diharapkan tidak hanya mampu mengumpulkan informasi, tetapi juga memahami cara mengolah dan memanfaatkannya sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun program pembangunan.

Data yang lengkap, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan akan membantu pemerintah desa mengenali berbagai kebutuhan prioritas, mulai dari kondisi sosial masyarakat, pelayanan dasar, hingga peluang pengembangan ekonomi lokal.

Dengan demikian, perencanaan pembangunan tidak semata-mata didasarkan pada perkiraan, tetapi mengacu pada informasi yang terukur dan sesuai dengan keadaan di lapangan.

Penguatan kemampuan statistik di tingkat desa juga diharapkan dapat meminimalkan ketidaksesuaian data yang berpotensi memengaruhi ketepatan pelaksanaan program pemerintah.

Dalam pembahasan tersebut, kolaborasi Pemerintah Provinsi Bengkulu dan BPS menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong keberhasilan pelaksanaan Desa Cantik.

Kerja sama ini turut diarahkan pada peningkatan koordinasi ant perangkat daerah agar pengelolaan data dapat berjalan lebih terintegrasi. Keselarasan informasi dari berbagai sektor diperlukan supaya pemerintah memiliki gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan desa.

Dukungan lintas organisasi perangkat daerah juga diperlukan untuk memastikan data yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan.

Melalui pendekatan tersebut, data statistik diharapkan menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian pembangunan sekaligus menentukan langkah perbaikan terhadap program yang belum berjalan maksimal.

Selain meningkatkan kualitas administrasi pemerintahan, penguatan statistik desa juga membuka peluang bagi pemerintah untuk mengenali potensi lokal yang selama ini belum tergarap secara optimal.

Potensi tersebut dapat berkaitan dengan sektor ekonomi masyarakat, sumber daya lokal, maupun peluang pengembangan pariwisata yang mampu memberikan nilai tambah bagi desa.

Keberadaan data yang berkualitas menjadi salah satu fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Dengan informasi yang dapat dipercaya, pemerintah dapat menyusun skala prioritas berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah, sehingga pelaksanaan program lebih efektif dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Pendekatan berbasis data juga membantu pemerintah melakukan evaluasi secara lebih objektif. Perkembangan suatu program dapat dibandingkan dengan kondisi awal, sementara kebutuhan baru masyarakat dapat diidentifikasi sebagai bahan penyempurnaan kebijakan berikutnya.

Karena itu, keberhasilan Program Desa Cantik tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan angka statistik, tetapi juga dengan kemampuan aparatur dalam menjadikan data sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan.

Dalam audiensi tersebut, turut hadir Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Sahranudin; Kepala BAPERIDA Provinsi Bengkulu, Yuliswani; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa; serta staf dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu.

Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarlembaga dalam membangun ekosistem data yang lebih baik di tingkat desa.

Melalui sinergi pemerintah daerah, BPS, dan perangkat daerah terkait, Program Desa Cantik diharapkan mampu mendorong lahirnya perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan terukur.

Pada akhirnya, penguatan statistik desa diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kualitas pencatatan, tetapi juga berkontribusi terhadap pemerataan pembangunan, pengembangan potensi wilayah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bengkulu secara berkelanjutan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra