Skip to main content

Pemprov Bengkulu Pilih Turlap Saat Lebaran 1447 H, ASN Turun Langsung Bantu Warga

Pemprov Bengkulu meniadakan open house Idulfitri 1447 H dan menggantinya dengan program turun lapangan (turlap). ASN dan pejabat langsung menyapa serta membantu masyarakat.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Provinsi Bengkulu mengambil langkah berbeda dalam menyambut momentum Idulfitri 1447 Hijriah. Alih-alih menggelar tradisi open house, pemerintah daerah memilih untuk menggerakkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat turun langsung ke masyarakat melalui program turun lapangan (turlap).

Kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang menginginkan agar suasana Lebaran tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Helmi Hasan, pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam menjangkau kebutuhan warga secara langsung. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah seharusnya benar-benar dirasakan, terutama oleh masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

“Tidak ada open house, tetapi kita yang turun langsung. Para kepala dinas dan pejabat harus melihat sendiri kondisi masyarakat di lapangan,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Melalui program turlap ini, pemerintah dapat mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih dihadapi warga. Mulai dari keterbatasan akses listrik di sejumlah wilayah, kebutuhan perlindungan sosial bagi anak yatim, hingga masyarakat yang belum terdaftar dalam program BPJS gratis.

Selain itu, kondisi infrastruktur seperti jalan provinsi yang masih rusak juga menjadi perhatian serius. Dengan turun langsung, para pejabat dapat memastikan permasalahan tersebut ditangani secara cepat dan tepat.

Pendekatan ini juga sejalan dengan visi pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat kebijakan, bukan sekadar objek program pemerintah.

Instruksi gubernur tersebut langsung ditindaklanjuti oleh berbagai pejabat di lingkungan Pemprov Bengkulu. Salah satunya Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A Denni, yang turun ke Desa Talang Benih, Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

Dalam kunjungannya, Denni menyambangi rumah warga yang menjadi korban kebakaran. Ia menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta bantuan tunai untuk meringankan beban korban.

Aksi serupa juga dilakukan Kepala Satpol PP Deki Zulkarnain bersama Kepala Dinas ESDM Rico Yulyana. Keduanya turun langsung ke Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, untuk menyalurkan bantuan kepada warga di Desa Sukalangu dan Desa Taba Baru.

Dalam kesempatan tersebut, Deki menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan.

Upaya membantu masyarakat juga diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Kepala Badan Penghubung Jimi Haryanto bersama Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Romli turut menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di kawasan Kebun Keling.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp20 juta serta paket kebutuhan pokok. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial mampu mempercepat penanganan masalah di masyarakat.

Salah satu penerima bantuan, Sulastri, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. Ia menyampaikan rasa syukur karena bantuan tersebut sangat membantu di tengah kondisi sulit yang dialaminya.

Tidak hanya di wilayah perkotaan, kepedulian juga menjangkau daerah pelosok. Kabid Mutasi Denny Irawan menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga di Desa Padang Lakaran, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Langkah ini menunjukkan bahwa program turlap tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk layanan kesehatan dan fasilitas penunjang kehidupan sehari-hari.

Program turun lapangan ini dinilai sebagai strategi yang lebih efektif dibandingkan kegiatan seremonial. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, pemerintah dapat memperoleh gambaran riil kondisi di lapangan sekaligus memberikan solusi secara cepat.

Kebijakan ini juga memperkuat komitmen Pemprov Bengkulu dalam menjalankan program “Bantu Rakyat” yang menjadi prioritas utama pemerintahan Helmi Hasan.

Momentum Idulfitri pun tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui aksi nyata.

Dengan demikian, kehadiran pemerintah tidak lagi sekadar simbolis, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra