TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mengintensifkan berbagai langkah persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXVII Tahun 2026 yang akan dipusatkan di Kabupaten Seluma. Ajang keagamaan berskala nasional ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga momentum syiar Islam sekaligus promosi daerah bagi Provinsi Bengkulu.
Pembahasan kesiapan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, melalui Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar. Rapat berlangsung di Ruang Hidayah Lantai II Biro Umum Kantor Gubernur Bengkulu dan dihadiri perwakilan dinas teknis, biro, serta instansi pendukung lainnya.
Dalam rapat itu disepakati sejumlah agenda penting, mulai dari tahapan pendaftaran hingga jadwal puncak kegiatan. Pendaftaran peserta MTQ Nasional akan dibuka secara daring pada 1 hingga 20 April 2026. Setelah itu, kegiatan launching resmi MTQ dijadwalkan berlangsung pada 28 April 2026 di kawasan Taman Wisata Kabupaten Seluma. Sementara pelaksanaan lomba MTQ Nasional XXXVII akan digelar selama sepuluh hari, yakni pada 11–20 Mei 2026, dengan Masjid Agung Baitul Fahilin Seluma sebagai lokasi utama.
Khairil Anwar menegaskan pentingnya peran seluruh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu untuk aktif menyosialisasikan informasi pendaftaran kepada masyarakat. Menurutnya, keterlibatan daerah sangat menentukan kelancaran proses penjaringan peserta, terutama bagi qari dan qariah yang akan mewakili daerah masing-masing.
“Kami berharap informasi jadwal pendaftaran ini bisa disebarluaskan secara masif, baik melalui media sosial, website resmi pemerintah, maupun jalur komunikasi langsung di daerah. Dengan begitu, tidak ada calon peserta yang tertinggal informasi,” ujar Khairil Anwar.
Ia juga menyampaikan bahwa secara umum Pemerintah Kabupaten Seluma sebagai tuan rumah telah menunjukkan kesiapan yang cukup matang. Berbagai aspek pendukung seperti infrastruktur, akomodasi, transportasi, hingga pengamanan terus dibenahi dan disesuaikan dengan standar pelaksanaan kegiatan berskala nasional.
Selain menjadi ajang lomba, MTQ Nasional XXXVII 2026 di Seluma juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ribuan peserta, official, dan tamu dari berbagai provinsi diprediksi akan meningkatkan aktivitas sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal.
Pemerintah Provinsi Bengkulu pun menargetkan pelaksanaan MTQ ini tidak hanya sukses dari sisi teknis, tetapi juga mampu meninggalkan kesan baik bagi seluruh kontingen. Oleh karena itu, kualitas pelayanan, keramahan masyarakat, serta kebersihan lingkungan menjadi perhatian utama dalam persiapan.
Pada MTQ Nasional XXXVII Tahun 2026, panitia telah menetapkan sembilan cabang perlombaan yang akan dipertandingkan.
Cabang-cabang tersebut mencakup berbagai bidang keilmuan dan seni Al-Qur’an, mulai dari seni baca hingga kajian ilmiah. Adapun sembilan cabang tersebut meliputi seni baca Al-Qur’an dan qira’at, seni baca Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, baca Al-Qur’an dan tafsir, fahmil Al-Qur’an, seni kaligrafi Al-Qur’an, syarh Al-Qur’an, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, serta musabaqah Al-Hadits.
Dengan ragam cabang tersebut, MTQ Nasional diharapkan mampu menjaring potensi terbaik generasi muda Muslim dari seluruh Indonesia, baik dalam bidang tilawah, hafalan, pemahaman, maupun pengembangan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan modern.
Pemprov Bengkulu optimistis, melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta dukungan masyarakat, MTQ Nasional XXXVII 2026 di Seluma akan berlangsung aman, tertib, dan penuh makna. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mengangkat citra Bengkulu di tingkat nasional sebagai daerah yang religius dan siap menjadi tuan rumah event besar.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra