TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Hidayah Kota Bengkulu menunjukkan perkembangan kinerja yang semakin positif sepanjang 2026. Perbaikan tersebut terlihat dari kondisi keuangan perusahaan yang mulai menguat, pertumbuhan pelanggan, hingga meningkatnya efisiensi pengelolaan sumber daya manusia.
Capaian itu disampaikan Plt Direktur Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, saat memaparkan perkembangan perusahaan dalam agenda pengarahan bersama Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.
Dalam pemaparan tersebut, Medy menyebut posisi keuangan perusahaan hingga Agustus 2026 berada dalam kondisi cukup kuat. Dana yang tersimpan pada kas dan rekening bank perusahaan tercatat mencapai Rp15,8 miliar.
Tak hanya dari sisi likuiditas, performa Perumda Tirta Hidayah juga tercermin dari pencapaian laba. Hingga periode laporan tersebut, perusahaan daerah itu berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp4,48 miliar.
Angka tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam proses pembenahan perusahaan. Pasalnya, Perumda Tirta Hidayah sebelumnya sempat menghadapi kondisi keuangan yang kurang baik dan mencatatkan kerugian pada periode sebelumnya.
Medy mengatakan perbaikan tersebut menunjukkan adanya perubahan dalam pengelolaan perusahaan. Menurut dia, hasil yang dicapai saat ini mengalami peningkatan signifikan apabila dibandingkan dengan kondisi keuangan pada 2024.
Pertumbuhan bisnis Perumda Tirta Hidayah juga ditopang oleh meningkatnya jumlah pelanggan. Hingga saat ini, jumlah pelanggan perusahaan telah mencapai 42.672 sambungan.
Jika dibandingkan dengan posisi pada 2022, jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sekitar 17,4 persen. Pertambahan pelanggan menjadi salah satu faktor yang ikut memperkuat kinerja operasional perusahaan sekaligus memperluas pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Bengkulu.
Selain peningkatan pelanggan, perusahaan juga mencatat kemajuan dari sisi efisiensi tenaga kerja. Rasio jumlah pegawai terhadap pelanggan berada di angka 4,83 pegawai per 1.000 pelanggan.
Capaian tersebut menjadi rasio terbaik yang dicatat sejak 2022. Efisiensi terutama didorong oleh keberhasilan perusahaan menekan pengeluaran untuk belanja pegawai.
Medy menegaskan bahwa pembenahan tidak berhenti pada aspek keuangan. Perumda Tirta Hidayah juga tengah menyiapkan penerapan struktur organisasi baru yang disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) serta Peraturan Wali Kota (Perwal).
Penataan organisasi tersebut diharapkan mampu membuat pembagian tugas semakin jelas dan meningkatkan efektivitas kerja jajaran perusahaan.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengapresiasi perkembangan kinerja yang berhasil dicapai Perumda Tirta Hidayah. Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran perusahaan berhenti melakukan pembenahan.
Menurut Dedy, kekuatan utama perusahaan daerah bukan hanya terletak pada laporan keuangan, tetapi juga pada kekompakan seluruh pegawai dalam menjalankan tugas.
Ia meminta seluruh jajaran membangun tim yang solid dengan menyatukan visi, langkah, serta komunikasi dalam bekerja. Rasa memiliki terhadap perusahaan juga dinilai penting untuk menjaga semangat pelayanan kepada masyarakat.
Dedy mengajak para pegawai untuk merasa bangga menjadi bagian dari Perumda Tirta Hidayah dan tidak menjadikan pekerjaan sebagai beban.
Selain urusan pekerjaan, Wali Kota juga mengingatkan pegawai agar memperhatikan kondisi keuangan pribadi. Ia mendorong karyawan menerapkan pola hidup sesuai kemampuan dan menghindari beban utang yang berlebihan, termasuk pinjaman dari bank, koperasi maupun pinjaman online.
Menurutnya, kondisi keuangan pribadi yang dikelola dengan baik dapat membantu pegawai bekerja lebih tenang dan fokus.
Dengan kondisi kas yang menguat, laba yang mulai tumbuh, pelanggan yang terus bertambah, serta efisiensi pegawai yang membaik, Perumda Tirta Hidayah kini memiliki modal penting untuk mempertahankan tren positif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra