TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Sejumlah petani di Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong, mulai memanen padi ratoon, yang dikenal di daerah setempat sebagai “batet”. Padi ini tumbuh kembali dari batang sisa setelah panen utama tanpa harus menanam benih baru.
Salah seorang petani, Herwan (42), mengatakan bahwa panen padi batet memberikan kesempatan tambahan bagi petani untuk memperoleh hasil dari lahan yang sama.
“Ini padi yang tumbuh lagi dari batang sisa. Walaupun hasilnya tidak sebanyak panen utama, setidaknya bisa menambah penghasilan keluarga,” ujar Herwan sambil menunjuk sawahnya yang mulai menguning.
Petani lainnya, Taman (70), menambahkan bahwa perawatan batang sisa dan pengendalian gulma sangat menentukan keberhasilan panen kedua.
“Kalau batangnya tidak dirawat dan gulma tidak dibersihkan, tunas baru tidak bisa tumbuh baik. Tapi kalau dirawat, bisa panen lagi dalam waktu sekitar dua bulan setelah panen utama,” jelas Siti.
Fenomena padi ratoon, atau “batet” di Kabupaten Lebong, menunjukkan adaptasi kreatif petani setempat dalam meningkatkan produktivitas lahan tanpa harus menanam benih baru, sekaligus menghemat waktu dan biaya.
Pewarta: Harlis Sang Putra
Editing: Adi Saputra
Petani Uram Jaya Panen Padi Ratoon atau “Batet”
Petani Uram Jaya Panen Padi Ratoon atau “Batet”