TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Aktivitas warga di sekitar kawasan SDN 42, Kelurahan Lingkar Timur, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, sempat terganggu setelah sebuah pohon berukuran besar tumbang pada Selasa pagi, 29 September 2026.
Pohon tersebut roboh hingga melintang di badan jalan dan menutup akses utama yang biasa digunakan masyarakat. Kondisi itu membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas dengan leluasa, sementara kawasan tersebut merupakan salah satu titik aktivitas pendidikan dan mobilitas warga.
Material batang serta dahan pohon yang berukuran besar memenuhi badan jalan. Situasi tersebut membuat warga segera melaporkan kejadian kepada Pemerintah Kota Bengkulu agar penanganan dapat dilakukan tanpa menunggu lebih lama.
Laporan warga langsung mendapat respons dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu. Petugas dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus memastikan badan jalan dapat kembali digunakan.
Kepala DLH Kota Bengkulu, Anshar Amin, turut mendatangi lokasi dan memantau langsung proses evakuasi pohon tumbang tersebut. Menurutnya, pembukaan akses menjadi prioritas karena jalan tersebut berkaitan dengan aktivitas masyarakat serta lingkungan sekolah.
“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung mengerahkan tim ke lokasi. Prioritas kami adalah membersihkan material pohon agar akses jalan kembali terbuka dan aktivitas masyarakat maupun anak-anak sekolah tidak terganggu,” ujar Anshar di lokasi, Selasa (29/9/2026).
Untuk mempercepat proses evakuasi, DLH Kota Bengkulu menurunkan sejumlah personel dan kendaraan operasional. Peralatan yang digunakan terdiri dari satu unit mobil tangga, satu unit mobil pick-up, serta dua unit dump truck.
Sebanyak 12 petugas kebersihan dan pemangkasan pohon juga dilibatkan dalam proses tersebut. Mereka bekerja menggunakan gergaji mesin atau chainsaw untuk memotong batang dan cabang pohon menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dipindahkan.
Penanganan dilakukan secara bertahap. Petugas terlebih dahulu memotong bagian pohon yang paling menghalangi jalur kendaraan. Setelah material berukuran besar berhasil dipisahkan, potongan kayu dan ranting kemudian dikumpulkan untuk selanjutnya diangkut menggunakan dump truck.
Gerak cepat petugas membuat proses pembersihan berlangsung efektif. Material pohon yang sebelumnya menutup seluruh akses jalan secara bertahap berhasil disingkirkan dari badan jalan.
Selain menangani kejadian tersebut, DLH Kota Bengkulu kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan pohon yang berpotensi tumbang. Kondisi pohon tua, lapuk, atau memiliki bagian dahan yang rapuh dinilai perlu mendapat perhatian, terutama ketika terjadi angin kencang maupun cuaca ekstrem.
Anshar juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang segera memberikan informasi setelah pohon tumbang. Menurutnya, laporan masyarakat memiliki peran penting dalam mempercepat respons pemerintah terhadap gangguan fasilitas umum.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang cepat melaporkan kejadian ini. Kalau ada pohon pelindung jalan yang sudah tua, lapuk, atau terlihat rawan tumbang, segera informasikan kepada DLH agar bisa kami tindak lanjuti,” katanya.
Ia menjelaskan, langkah antisipasi dapat dilakukan melalui pemangkasan maupun penanganan terhadap pohon yang dinilai membahayakan keselamatan. Dengan adanya laporan lebih awal, potensi gangguan terhadap pengguna jalan maupun fasilitas publik diharapkan dapat diminimalkan.
Setelah seluruh batang dan ranting yang menghalangi jalan berhasil dievakuasi, petugas melanjutkan pembersihan sisa material di sekitar lokasi. Badan jalan kemudian kembali dapat digunakan oleh masyarakat.
Hingga proses penanganan selesai, tidak terdapat lagi material pohon yang menghambat arus kendaraan di sekitar SDN 42 Kelurahan Lingkar Timur. Mobilitas warga dan kendaraan roda dua maupun roda empat pun kembali berjalan normal.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi pepohonan di lingkungan sekitar. Terlebih saat memasuki periode cuaca yang disertai angin kencang, kewaspadaan terhadap pohon rawan tumbang perlu ditingkatkan demi menjaga keselamatan bersama.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra