Skip to main content

Program BPJS Gratis Bengkulu 2026: Ribuan Warga Terbantu, Pemkot Perkuat Akses Layanan Kesehatan

Pemkot Bengkulu memastikan manfaat BPJS gratis melalui program UHC dirasakan masyarakat. Lebih dari 27 ribu warga telah tercover hingga April 2026

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  – Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program jaminan kesehatan gratis berbasis Universal Health Coverage (UHC). Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memastikan seluruh warga, khususnya masyarakat kurang mampu, mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya.

Upaya tersebut tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan adanya BPJS Kesehatan gratis yang ditanggung pemerintah daerah, warga kini dapat memperoleh layanan medis di fasilitas kesehatan hingga rumah sakit tanpa perlu khawatir terhadap biaya pengobatan yang sering kali menjadi kendala utama.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Bengkulu mengalokasikan anggaran hampir Rp13 miliar untuk mendukung keberlanjutan program ini. Anggaran tersebut digunakan untuk membayar iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang tergolong tidak mampu, sehingga mereka tetap terdaftar sebagai peserta aktif.

Berdasarkan data terbaru per 1 April 2026, sebanyak 27.885 warga telah tercakup dalam program BPJS gratis yang dibiayai oleh Pemkot Bengkulu. Angka ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam mendapatkan jaminan kesehatan.

Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Ricco Hanggara, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberadaan BPJS gratis sangat membantu warga dalam menghadapi risiko kesehatan, terutama bagi mereka yang membutuhkan biaya pengobatan besar.

“Program ini benar-benar memberikan manfaat besar. Ketika masyarakat sudah terdaftar sebagai peserta BPJS gratis, mereka tidak perlu lagi merasa khawatir jika harus menjalani pengobatan dengan biaya tinggi. Semua telah dijamin oleh pemerintah,” ujarnya.

Untuk memastikan cakupan program semakin luas, Pemerintah Kota Bengkulu juga menginstruksikan seluruh camat agar lebih proaktif dalam melakukan pendataan di wilayah masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk mengidentifikasi warga kurang mampu yang belum terdaftar, sehingga dapat segera diakomodasi dalam program BPJS gratis.

Pendekatan ini dinilai penting agar tidak ada masyarakat yang terlewatkan dari perlindungan jaminan kesehatan. Selain itu, koordinasi antara pemerintah kecamatan dan instansi terkait diharapkan mampu mempercepat proses verifikasi dan pendaftaran peserta baru.

Program BPJS gratis ini sendiri merupakan inisiatif yang telah dimulai sejak periode kepemimpinan Wali Kota Bengkulu sebelumnya, yakni Helmi Hasan bersama Dedy Wahyudi. Kebijakan tersebut kemudian dilanjutkan dan diperkuat pada masa kepemimpinan saat ini di bawah Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny P.L. Tobing.

Keberlanjutan program ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah konsisten dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Tidak hanya sekadar program jangka pendek, BPJS gratis juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

Seiring dengan meningkatnya jumlah peserta, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan juga terus ditingkatkan. Pemerintah daerah bersama BPJS Kesehatan berupaya memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan layanan yang cepat, tepat, dan berkualitas di setiap fasilitas kesehatan.

Dengan adanya program ini, masyarakat Bengkulu kini memiliki jaminan yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai risiko kesehatan. Pemerintah pun berharap, melalui UHC, derajat kesehatan masyarakat dapat terus meningkat, sekaligus menciptakan rasa aman dan kesejahteraan yang lebih merata di seluruh lapisan masyarakat.


 Pewarta: Amg

Editing: Adi Saputra