TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>>> Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T.,M.AP., bersama Asisten Administrasi Perekonomian & Pembangunan, Eka Nurmeini, S.E.,M.Pd, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bengkulu Tengah, aktif berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) mingguan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melalui platform zoom di Ruang Rapat Bupati (RRB). Rakor ini dipimpin oleh Inspektur Jenderal Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah dan undangan lainnya.
Tomsi Tohir, dalam arahannya, menekankan perlunya perencanaan penanaman yang berkesinambungan untuk mengatasi masalah pertanian. Beliau menyoroti pentingnya perencanaan yang terencana dengan baik, khususnya terkait penanaman bawang merah.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, memaparkan data mengenai inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama bulan Mei 2024. Data tersebut menunjukkan kenaikan drastis IPH di 192 Kabupaten/Kota secara nasional. Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, mencatat kenaikan IPH tertinggi di Sumatera sebesar 5.15%.
Analisis menunjukkan bahwa kenaikan IPH tersebut dipengaruhi oleh kenaikan harga cabai merah dan bawang merah. Meskipun demikian, terdapat penurunan harga bawang merah secara nasional, sementara harga cabai merah mengalami kenaikan yang signifikan.
Meskipun demikian, harga bawang putih mengalami penurunan, sementara harga beras mengalami sedikit kenaikan. Data ini menjadi sorotan karena memengaruhi inflasi dan kestabilan harga di tingkat nasional.
Pewarta : Rizon
Editing: Adi Saputra