Skip to main content

Rakorda Sensus Pertanian 2023 Bengkulu: Dorong Akurasi Data dan Ketahanan Pangan

Rakorda Sensus Pertanian 2023 Bengkulu: Dorong Akurasi Data dan Ketahanan Pangan.Jumat(18/10)(Herdianson - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Sensus Pertanian 2023 (ST2023) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu. Pertemuan ini bertujuan memperkuat komitmen dan sinergi antarinstansi dalam pengumpulan data pertanian yang akurat guna menunjang kebijakan strategis daerah.

Dalam sambutannya, Isnan menegaskan bahwa data yang akurat sangat diperlukan untuk perencanaan pembangunan, terutama di sektor pertanian, mengingat Bengkulu memiliki potensi besar sebagai daerah agraris. Ia menyoroti pentingnya sensus sebagai bagian dari upaya memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. “Data yang tepat akan menjadi landasan kebijakan, sehingga pembangunan di sektor pertanian dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Selain itu, Isnan juga menyampaikan apresiasi kepada BPS dan berbagai pihak terkait yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan ST2023. Ia berharap kolaborasi ini terus terjalin demi menghasilkan data berkualitas yang dapat mendukung kebijakan pembangunan berkelanjutan di masa mendatang.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, menjelaskan bahwa Rakorda ini dihadiri oleh 103 peserta dari berbagai instansi dan organisasi terkait. Salah satu fokus utama diskusi adalah bagaimana meningkatkan sinergi untuk memastikan hasil sensus yang akurat dan relevan. Selain itu, Win Rizal menyampaikan bahwa pada 2024 BPS akan mengadakan penghargaan melalui program "Desa Cantik 2024" sebagai bentuk apresiasi atas desa-desa yang berprestasi dalam kolaborasi data dan pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Inspektur Utama BPS, Dadang Hardiawan, menekankan pentingnya pelaksanaan sensus secara berkala untuk memperkuat sektor pertanian, yang merupakan penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan. Ia menambahkan bahwa data yang dihasilkan akan menjadi fondasi bagi kebijakan pemerintah, terutama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Rakorda kali ini mengusung tema "Evaluasi Data SEP 2024 untuk Mengawal Kualitas Data Pertanian." Diharapkan, pertemuan ini mampu mendorong inovasi dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan demi ketahanan pangan yang berkelanjutan dan kesejahteraan petani di Provinsi Bengkulu.

Melalui pertemuan ini, pemerintah dan BPS berupaya memastikan bahwa setiap informasi yang dikumpulkan dapat menjadi landasan bagi kebijakan yang tepat, terutama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa mendatang.

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra