Skip to main content

Ribuan Warga Padati Simpang Lima Bengkulu, Nobar Final Piala Dunia 2026 Disambut Antusias dan Meriah

Antusiasme masyarakat Kota Bengkulu menyambut nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 di Simpang Lima terlihat sejak sore hari. UMKM ramai diserbu pengunjung, hiburan musik memeriahkan suasana, dan pendukung Argentina maupun Spanyol memadati lokasi.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Antusiasme masyarakat Kota Bengkulu menyambut laga Final Piala Dunia 2026 begitu tinggi. Jauh sebelum pertandingan dimulai, kawasan Simpang Lima telah dipenuhi ribuan warga yang datang untuk mengikuti acara nonton bareng (nobar) yang digelar secara terbuka.

Sejak menjelang malam, arus masyarakat terus berdatangan dari berbagai penjuru kota. Mereka datang bersama keluarga, sahabat, hingga komunitas pecinta sepak bola untuk menikmati atmosfer final yang mempertemukan dua tim kuat dunia, yakni Argentina dan Spanyol.

Suasana semakin semarak dengan hadirnya puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka stan kuliner di sekitar lokasi. Kehadiran UMKM menjadi daya tarik tersendiri karena pengunjung dapat menikmati beragam makanan dan minuman sambil menunggu pertandingan dimulai.

Sejumlah stan terlihat dipadati pembeli. Pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersantai sembari menikmati hidangan khas daerah maupun makanan ringan yang disediakan para pedagang. Kegiatan ini sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal yang memperoleh peningkatan omzet selama acara berlangsung.

Tidak hanya kuliner, panitia juga menghadirkan hiburan musik secara langsung. Penampilan grup band lokal sukses menghibur ribuan penonton yang telah memadati kawasan Simpang Lima. Lagu-lagu populer yang dibawakan mampu mencairkan suasana dan membuat para pengunjung ikut bernyanyi bersama.

Selain penampilan band, panitia juga membagikan berbagai doorprize yang disambut antusias oleh masyarakat. Sorak-sorai penonton terdengar setiap kali hadiah diumumkan, menambah semarak suasana sebelum kick-off pertandingan final berlangsung.

Pemandangan menarik juga terlihat dari para pendukung kedua tim. Ribuan suporter hadir mengenakan atribut kebanggaan masing-masing. Jersey berwarna biru langit khas Argentina tampak mendominasi sebagian area, sementara pendukung Spanyol juga tampil percaya diri dengan balutan kostum merah yang menjadi identitas tim Matador.

Bendera, syal, hingga aksesori pendukung turut menghiasi lokasi nobar. Meski mendukung tim yang berbeda, seluruh penonton tetap menjaga suasana tetap tertib, aman, dan penuh rasa kebersamaan. Mereka saling bercengkerama dan berbagi prediksi mengenai hasil pertandingan yang akan berlangsung.

Salah seorang pendukung Spanyol, Rozi (32), mengaku sangat mengapresiasi penyelenggaraan nobar tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi momen yang telah lama dinantikan oleh para pencinta sepak bola di Bengkulu.

"Acara seperti ini memang sangat ditunggu oleh para penggemar sepak bola. Selain bisa menyaksikan pertandingan bersama-sama, suasananya juga jauh lebih meriah dibanding menonton sendiri di rumah. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan pada event olahraga besar lainnya," ujar Rozi.

Hal senada juga dirasakan oleh sejumlah penonton lainnya yang mengaku sengaja datang lebih awal agar mendapatkan posisi terbaik di depan layar utama. Mereka menilai nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga.

Kegiatan nobar Final Piala Dunia 2026 di Simpang Lima Bengkulu tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal melalui meningkatnya aktivitas UMKM. Perpaduan antara olahraga, hiburan, dan pemberdayaan pelaku usaha menjadikan acara tersebut sebagai pesta rakyat yang dinikmati berbagai kalangan.

Dengan atmosfer yang meriah, penuh semangat sportivitas, serta dukungan masyarakat yang luar biasa, malam final Piala Dunia 2026 di Simpang Lima Bengkulu menjadi momentum kebersamaan yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh penonton yang hadir. Dukungan untuk Argentina maupun Spanyol pun menyatu dalam semangat persaudaraan, membuktikan bahwa sepak bola mampu menjadi pemersatu masyarakat tanpa memandang perbedaan pilihan tim.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra