Skip to main content

Rohidin Mersyah: Billiard Mampu Cetak Prestasi dan Ubah Citra Negatif

Rohidin Mersyah: Billiard Mampu Cetak Prestasi dan Ubah Citra Negatif.Selasa(24/9)(aMg - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, mengungkapkan bahwa persepsi negatif terhadap olahraga billiard telah mengalami perubahan signifikan. Olahraga ini kini semakin diminati oleh masyarakat luas dan mendapat tempat sebagai salah satu cabang olahraga yang semakin berkembang di Provinsi Bengkulu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gubernur Rohidin dalam acara peresmian Grand Opening dan Open Tournament Gubernur Cup di Billiard House Lempuing, Kota Bengkulu. Acara ini juga sekaligus menjadi momen peluncuran resmi fasilitas olahraga billiard terbaru di daerah tersebut. Terletak di Kelurahan Lempuing, Billiard House ini memiliki kapasitas hingga 34 meja, menjadikannya salah satu arena billiard terbesar di Provinsi Bengkulu. Ini menunjukkan betapa pesatnya perkembangan olahraga billiard di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Rohidin menegaskan bahwa billiard adalah olahraga yang aman dan nyaman untuk dinikmati oleh berbagai kalangan. “Billiard sekarang telah berkembang pesat. Ini bukan hanya tentang permainan, tapi juga mencakup teknologi canggih, aspek bisnis yang kuat, serta unsur hiburan yang lengkap,” ujarnya. Dia juga menambahkan bahwa olahraga ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan olahraga lainnya yang sering kali digelar di ruang terbuka.

Gubernur Rohidin juga mengungkapkan harapannya agar olahraga billiard bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu. Menurutnya, keberadaan arena seperti Billiard House bisa memberikan dampak ekonomi positif, terutama jika didukung oleh para pelaku usaha lokal. Sinergi antara para pelaku bisnis dengan aparat setempat seperti RT, RW, dan pemerintah kelurahan sangat penting untuk mendukung perkembangan ini.

"Kami ingin memastikan bahwa keberadaan fasilitas olahraga seperti ini bisa memberikan dampak ekonomi yang nyata. Oleh karena itu, saya mendorong adanya kerja sama yang baik antara pemerintah setempat, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan begitu, arena ini bukan hanya menjadi tempat olahraga, tapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi baru," jelas Rohidin.

Lebih lanjut, Gubernur Rohidin juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung perkembangan olahraga billiard di Bengkulu. Ia berharap dengan adanya fasilitas yang memadai, olahraga ini dapat melahirkan atlet-atlet berbakat dari Provinsi Bengkulu yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. "Billiard sekarang sudah diakui sebagai olahraga prestasi. Tidak sedikit anak-anak muda kita yang telah menorehkan prestasi melalui olahraga ini. Saya berharap dengan fasilitas yang lebih baik, akan lebih banyak lagi talenta lokal yang bisa bersinar," tambahnya.

Tidak hanya itu, Gubernur Rohidin juga menyoroti pentingnya menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat pada olahraga billiard. Menurutnya, citra negatif yang dulu sempat muncul kini mulai sirna, seiring dengan makin diterimanya billiard sebagai cabang olahraga yang digemari oleh berbagai kalangan, termasuk pelajar. Ia menekankan bahwa olahraga ini tidak hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga mampu melahirkan prestasi dan menginspirasi generasi muda.

"Dulu, memang ada kesan negatif terhadap billiard, yang sering kali dianggap sebagai aktivitas yang tidak positif. Namun, kini pandangan tersebut telah berubah. Billiard telah menjadi olahraga yang digemari oleh semua kalangan, termasuk anak muda dan pelajar. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengubah persepsi negatif yang pernah ada,” tutup Rohidin.

Dengan peresmian Billiard House Lempuing, Gubernur berharap agar olahraga billiard dapat terus berkembang di Provinsi Bengkulu dan memberikan kontribusi nyata, baik dalam hal prestasi olahraga maupun pertumbuhan ekonomi daerah. Arena ini juga diharapkan bisa menjadi pusat hiburan dan olahraga yang ramah bagi masyarakat, serta mampu memperkuat citra positif olahraga billiard di mata publik.

Pewarta  : aMg

Edeiting : Adi Saputra